Inlah Daftar Kejahatan Menonjol dan Keberhasilan Polda Kepri Selama 2017


DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 13

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Jajaran Polda Kepri atas dukungan segenap komponen masyarakat telah berupaya melakukan yang terbaik untuk menjalankan tugas pokoknya sesuai dengan amanah undang-undang.

Namun tetap menyadari sepenuhnya, bahwa masih terdapat sejumlah kekurangan terutama pada sektor pelayanan publik, selama tahun 2017.

” Oleh karena itu, saya atas nama seluruh jajaran Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau,” papar Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjarnadi, Kapolda Kepri didampingi Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Wakapolda Kepri beserta jajaran lainnya di Mapolda Kepri, Jumat (29/12/2017).

Saat ini jumlah personil selama kurun waktu 5 tahun jumlah personel Polda Kepri telah mengalami peningkatan rata – rata 2 % pertahun. Sehingga jumlah personel Polda Kepri saat ini sudah mencapai 5102 personel.

Selama kurun waktu Tahun 2017 Polda Kepri telah melakukan penambahan sarana dan Prasarana fisik berbentuk bangunan untuk pelayanan prima kepada masyarakat Provinsi Kepri agar terciptanya Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya

1.Pembangunan Mapolres Kepulauan Anambas Polda Kepri.
2.Pembangunan Rumdin Ka dan Waka Polres Kepulauan Anambas Polda Kepri.
3.Pembangunan Rumdin Pejabat Utama Polres Kepulauan Anambas Polda Kepri.
4.Pembangunan Barak Kompi Satbrimob Polda Kepri.
5.Pembangunan Polsubsektor Sungai Pinang Polres Lingga.
6.Pembangunan Polsubsektor Batu belobang Polres Lingga.
7.Pembangunan Polsubsektor Pulau Bakong Polres Lingga.
8.Pembangunan Polsubsektor Pasir Panjang Polres Lingga.

Curat

Selama tahun 2017 Pencurian dengan pemberatan (Curat) terjadi sebanyak 224 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 268 kasus berarti tahun 2017 terjadi penurunan sebanyak 44 kasus atau 17 %. Sementara untuk penyelesaian kasus tahun 2017 sebanyak 128 kasus, dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 134 kasus atau mengalami penurunan sebanyak 6 kasus atau 5 %.

Curanmor

Selama tahun 2017 Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terjadi sebanyak 350 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 554 kasus berarti tahun 2017 terjadi penurunan sebanyak 204 kasus atau 37 %. Sementara untuk penyelesaian kasus tahun 2017 sebanyak 150 kasus, dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 106 kasus mengalami peningkatan sebanyak 44 kasus atau 30 %.

Cyber Crime

Selama tahun 2017 Cyber Crime terjadi sebanyak 72 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 58 kasus berarti tahun 2017 terjadi peningkatan sebanyak 14 kasus atau 24 %. Sementara untuk penyelesaian kasus tahun 2017 sebanyak 22 kasus, dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 25 kasus mengalami penurunan sebanyak 3 kasus atau 12 %.

Illegal Logging

Selama tahun 2017 Illegal Logging terjadi sebanyak 3 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 15 kasus berarti tahun 2017 terjadi penurunan sebanyak 12 kasus atau 80 %. Sementara untuk penyelesaian kasus tahun 2017 sebanyak 2 kasus, dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 10 kasus mengalami penurunan sebanyak 8 kasus atau 80 %.

Korupsi

Selama tahun 2017 Korupsi terjadi sebanyak 29 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 9 kasus, berarti mengalami peningkatan sebanyak 20 kasus atau 200 %. Sementara untuk penyelesaian kasus tahun 2017 sebanyak 26 berkas perkara, sisa 3 kasus masih dalam proses penyidikan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 15 kasus mengalami peningkatan sebanyak 11 kasus atau 73 %. Ditahun 2017 jumlah uang negara yang berhasil diselamatkan Nihil sedangkan tahun 2016 sebanyak Rp 3.810.621.008.

Penanganan Terorisme

Tahun 2017 tim Tindak Den Gegana Sat Brimob Polda Kepri bersama Densus 88 AT melakukan tindakan penangkapan sebanyak 11 tersangka pelaku terorisme, Pada tanggal 10 Januari 2017 melakukan Back Up Densus 88 dalam rangka pengamanan penjemputan 8 (Delapan) WNI terduga teroris yang dipulangkan oleh PDRM di pelabuhan Internasional Batam Centre. Pada tanggal 25 Maret 2017 melakukan back up densus 88 dalam rangka penangkapan 1 (satu) terduga teroris di pelabuhan Internasional Batam Centre. pada tanggal 27 Mei 2017 melakukan back up densus 88 dalam rangka pengamanan penjemputan 2 (dua) orang WNI terduga teroris yang dipulangkan oleh PDRM

Kejahatan Narkoba.

Selama tahun 2017 terjadi sebanyak 340 kasus jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 478 kasus berarti tahun 2017 terjadi penurunan sebanyak 138 kasus atau 29 %. Sementara untuk jumlah tersangka tahun 2017 sebanyak 476 orang (WNA 12, WNI 464) dan tahun 2016 sebanyak 633 orang (WNA 27, WNI 606) terjadi penurunan sebanyak 157 orang atau 25 %. Selama tahun 2017 Barang bukti yang diamankan sabu seberat 49250,08 gram, ganja seberat 15022,96 gram, heroin seberat 174,65 gram, ekstasi 67.642,5 butir, Happy Five 2.256 butir, pil dextro 7008 butir, pil MM 891 butir, Pil PCC 434 butir, kosmetik dan obaya 65 jenis, dextromethorpan hydrobromide ph. Eur dan carisoprodol 378 drum.

Lakalantas

Kecelakaan lalu lintas selama tahun 2017 hingga November sebanyak 817 kasus, jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 1023 kasus, yang berarti mengalami penurunan sebanyak 206 kasus atau 20 %,
2.

Korban meninggal selama tahun 2017 hingga November sebanyak 149 orang, berarti mengalami penurunan sebanyak 45 orang jika dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu 194 orang atau 23 %,

Kerugian materil akibat kecelakaan selama tahun 2017 November sebanyak Rp. 2.214.000.000,- berarti mengalami penurunan sebanyak Rp. 1.273.000.000,- atau 37 %, jika dibandingkan dengan kerugian materil kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2016 yaitu sebanyak Rp. 3.487.000.000,-

Rencana 2018

Kedepan kami akan selalu berupaya untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kemampuan, baik perorangan maupun kesatuan di seluruh wilayah tugas, semata-mata untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

a) Polda Kepri akan terus mengajak peran serta seluruh lapisan masyarakat termasuk insan pers untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

b) Meningkatkan kewaspadaan dan tetap memelihara kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan situasi yang cepat dan sulit untuk diprediksi, termasuk perubahan alam.

c) Meningkatkan kemampuan pengamanan kesatuan, personil, markas, serta sarana prasarana yang tersedia.

d) Melaksanakan kegiatan operasional kepolisian dengan tetap mengedepankan cara-cara preemtif, preventif dan dilanjutkan dengan upaya penegakan hukum.(*)

Sumber : Humas Polda Kepri
Editor : Dedy SWD

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 13


Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SAMSAT KEPRI KODIM BATAM