Di Anambas, Lahan Tani dan Ternak Warga jadi Korban Luapan Air Sungai

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Sejumlah lahan pertanian dan peternakan masyarakat Kecamatan Jemaja Timur dan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas tergenang air

Air diketahui berasal dari luapan sungai penghubung antara dua kecamatan tersebut yang semakin mengecil karena sudah lama tidak ada perawatan.

Kondisi itu sudah bukan menjadi rahasia umum lagi. Sebab, selalu terjadi saat memasuki penghujung bulan Desember dan awal Januari.

Pengamatan langsung wartakepri.co.id di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Selasa (2/1/2018), genangan air di sejumlah lahan pertanian masyarakat mencapai 2 hingga 3 meter. Air hampir merendam seluruh tanaman palawija, serta padi yang baru ditanami masyarakat petani.

Kemudian, hal serupa juga terjadi di Kecamatan Jemaja. Tapi bukan terhadap tanaman, melainkan ternak sapi masyarakat yang harus diungsikan ke daerah yang tidak terkena dampak luapan air sungai tersebut.

Dengan kejadian itu, para petani dan peternak di dua kecamatan tersebut mengharapkan perhatian dari pemerintah, khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan. Termasuk Dinas PU, untuk bisa melakukan normalisasi terhadap sungai dimaksud yang sekarang sudah dangkal dan menyempit.

Akibat banjir tersebut, kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Sebab, tanaman masyarakat yang terendam air luapan sungai dipastikan gagal panen. Sementara dari ternak diketahui tidak ada kerugian, karena para pemilik sigap dan tangkas dalam mengungsikan ternak miliknya. (mad)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SAMSAT KEPRI KODIM BATAM