Tokoh Lintas Agama dan Pemko Tolak Keberadaan LGBT di Kota Batam

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pernyataan sikap penolakan keras terhadap lesbi, gay, biseksual dan transgender atau yang lebih dikenal dengan sebutan LGBT, lantang terdengar dalam rangkaian upacara Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-72 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (3/1/2018).

Tokoh lintas agama, unsur pemerintahan, DPRD, FKPD, BP Batam, Kemenag Batam dan masyarakat Batam, secara bersama menolak kehadiran jargon kalangan non heteroseksual itu. Selain LGBT, pernyataan penolakan keras juga ditujukan kepada radikalisme, terorisme, narkoba, dan berita Hoax.

Pernyataan sikap ini ditandatangani Walikota Batam, Ketua DPRD Batam, Kepala BP Batam, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Kepala Pengadilan Negeri Batam, Komandan Kodim 0316/Batam, Komandan Lanal Batam, Kapolresta Barelang, Komandan Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Komandan Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha, Komandan Denpom I/6 Batam, Kepala BNN Batam.

Adapun penolakan dari tokoh agama yaitu, Usman Ahmad tokoh agama Islam, Winarno tokoh Katolik, Surya Wijaya tokoh Kristen, I Wayan Catrayasa tokoh Hindu, Rudi Tan tokoh Budha, dan Tan Tie Min tokoh Konghucu.

“Itu kesepakatan kita bersama. Kita ingin deklarasi bersama. Bahwa kita adalah satu, sesuai yang dibacakan tadi. Tidak boleh ada terorisme, narkoba, radikalisme, dan semuanya. Kita akan menangkan itu supaya Batam tetap aman dan kondusif. Kalau Muspida semua sepakat, seluruh pengurus agama sepakat, saya kira ini akan berjalan baik,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Rudi selaku inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin. Dalam sambutannya, Menteri mengatakan tugas Kementerian Agama semakin berat karena menghadapi zaman yang cepat berubah.

“Pada masa kekinian, kita berada dalam lingkup masyarakat lebih luas yang meliputi warga global hingga generasi digital. Tuntutan publik terhadap kita semakin tinggi, terbuka, dan spontan. Diperlukan sikap yang tepat dan cerdas dalam merespon tuntutan masyarakat terhadap Kementerian Agama,” ujarnya.

Upacara ini juga diramaikan penampilan dari sekolah madrasah yang ada di Kota Batam. Seperti penampilan marawis, zikir bermadah, dan sebagainya. Selain itu juga diserahkan sertifikat tanah untuk 11 lokasi dari BPN kepada Kemenag Kota Batam. (mcb)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28
DEWAN PERS WARTAKEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA
 Warta Kepri
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA