WartaKepri - anak-anak Anambas bersihkan sekolah

Ngeri… Dampak Banjir Di Anambas Merusak Sekolah-Sekolah

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 21

Wartakepri.co.id ANAMBAS – Sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir, pihak Dinas Pendidikan belum bisa mentaksir berapa total kerugian yang dialami.

Ini dikarenakan, belum ada satu sekolah pun yang membuat laporan secara tertulis ke Dinas, namun diperkirakan, kerugian dan kerusakan paling besar bakal dialami SMPN 2 Siantan, Anambas.

Pasalnya, posisi sekolah berada disamping sungai sugi Tarempa.

Air yang masuk ke sekolah tersebut dapat menenggelamkan siswa karena rata-rata mencapai kurang lebih 160 senti meter, mulai dari ruang kelas, ruang guru, ruang peralatan drum band, ruang labolarotium, perpustakaan bahkan lab komputer semuanya terendam banjir.

“Laporan secara resmi belum ada. Jadi kita belum bisa perkirakan berapa total kerugian secara keseluruhan. Sejauh ini, diperkirkan
SMPN 2 Siantan paling parah sebab, semuanya tergenang banjir kecuali lantai dua,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kepulauan Anambas Andi Agrial kemarin.

Saat ini, pihak sekolah dan siswa masih gotong-royong membersihkan sekolahnya. Selain SMPN 2 Siantan, sekolah yang mengalami kerusakan paling parah selanjutnya yakni TK Pembina Siantan.

Sekolah ini juga mengalami kerusakan parah sebab, selain rendah lokasinya juga tidak jauh dari aliran sungai Sugi Tarempa.

“Sekolah ini juga terendam semuanya,” jelasnya.

Selain itu yang terkena dampak banjir SDN 007 Sedak, Desa Tarempa Timur, Siantan. Sekolah ini juga mengalami kerusakan lumayan parah. Dimana, satu ruang kelasnya roboh akibat tertimpa lonsor. Selanjutnya, SMP Bayat dan TK Pituk. Dua sekolah ini juga dikabarkan mereng.

“Untuk sekolah yang berada di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, kita belum tahu kerusakan yang mereka alami. Tapi informasinya ada beberapa sekolah disana juga kebanjiran,” tuturnya.

Andi menambahkan, karena cuaca di Tarempa mulai membaik, pihaknya berencana akan mulai mendata semua sekolah yang terkena
dampak banjir.

“Untuk sekolah yang berada di Kecamatan Siantan, besok kita akan mulai mendata. Sementara sekolah yang berada di luar daerah, kita akan mendatanya melalui via telphon seluler karena cuaca laut masih belum bersahabat,” terangnya.

Ia juga menuturkan, jika sampai saat ini pihaknya belum ada mengeluarkan kebijakan libur sekolah bersama pasca banjir melanda Anambas.

“Dari kita tidak ada. Hanya saja, sekolah yang terkena dampak bajir untuk sementara waktu tidak melakukan proses belajar mengajar karena masih bersih-bersih. Sementara untuk sekolah lain, tetap sekolah seperti biasanya,” tutup Andi.

Salah satu guru olahraga SMP N 2 Siantan Roni, menyebut, tidak ada barang yang selamat dari banjir terutama barang yang berada di lantai satu. Ratusan buku sekolah semua terendam banjir.

“Untuk barang-barang yang ada di lantai bawah semua terendam banjir termasuk ruangan kepala sekolah juga ikut terendam meski posisinya lebih tinggi,” ungkapnya ketika gotong royong membersihkan sekolah kemarin. (Mad)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 21
SMART FREN

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA