Kronologis Ungkap 1 Ton Sabu di Batam, Hasil Kerjasama TNI AL Bea Cukai dan BNN

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 19

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI A. Taufiq Rohman bersama Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Arman Dapari menghadiri Pers Confrence Penangkapan Narkoba Di KM. Sunrise Glory.

Pada acara itu dihadiri juga Pangarmabar, Aspam Kasal, Kapolda, BNN Kepri, Danrem 033/WP, Kepala Guskamlabar, Dirjen Bea dan Cukai dan Pejabat Tinggi Angkatan Laut, di Dermaga Lantamal Batam, Tanjung Sengkuang – Batam. Sabtu, (10/02/2018)

Dalam keterangannya yang disampaikan kepada awak media, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI A. Taufiq Rohman mengatakan, di Desember tahun lalu (2017) kapal ini sudah menjadi target kita dan sudah kita sebar ciri-cirinya.

Dan pada hari Rabu (07/02) KRI Sigorot 864 berhasil menemukan ciri-ciri kapal tersebut dan dilakukan pengejaran, awalnya berbendera Singapura setelah di amankan bertukar jadi bendera Indonesia. Setelah di periksa lebih lanjut Dokumen dalam bentuk Foto copy tidak dapat di buktikan bahwa kapal ini kapal tangkap ikan (palsu).

Selanjutnya pada hari Kamis (08/02) dilakukan pemeriksaan kapal, awalnya tidak ada kecurigaan terhadap karung-karung di gudang makanan yang dianggap berisi beras, karena ini mungkin bekal selama menangkap ikan.

Namun dengan bekerja sama pihak BNN Kepri dan Custom K9 Bea dan Cukai Batam setelah menggunakan anjing pelacak, baru diketahui bahwa yang didalam karung tersebut adalah Sabu, sebanyak 41 karung dengan berat perkarung 25 KG.

“Ini merupakan tangkapan terbesar yang ada dengan total berat 1 ton lebih narkoba jenis sabu, dan tidak menutup kemungkinan akan ada lagi narkoba yang tersembunyi di Kapal tersebut. Karena belum diperiksa menyeluruh,” ungkapnya.

Titik Kooeinat jalur layar kapal pembawa 1 ton sabu berbendera Singapura

Berikut titik koordinat posisi pengamanan KM. Sunrise Glory.

KRI Sigorot 864 lakukan pendekatan dengan halus 245 cepat 13,5 KT ke arah kontak. KM Sunrise Glory posisi di timur laut karang Helen ada posisi 01’08.288′ U – 103’47.216′ T berlayar dengan halu 050 Cepat 7 KTS. Melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal ikan KM. Sunrise Glory pada koordinat 01’08.722′ U – 103_48.022’T.

Informasi awal yang di terima kapal tersebut membawa tiga (3) ton narkotika jenis metaphetamine (sabu), dan telah diturunkan sebanyak 1.3 ton di perairan wilayah Australia.

“Dari pengakuan tersangka Kapal ini akan dibawa kembali ke Australia, tapi tidak menutup kemungkinan akan singgah di Pulau Jawa dan Bali karena kapal ini melewati perairan Selatan Indonesia,” terang Wakasal.

Ditempat yang sama Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Arman Dapari menambahkan, Negara kita masih target Sindikat Internasional (Cina, Thailand, Malaysia)  dalam peredaran narkoba, karena penduduk Indonesia sangat potensial dengan banyaknya generasi muda dan pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai.

“Dan kepada seluruh stackholder agar dapat mengamankan seluruh wilayah garis pantai di Indonesia, karena modusnya masih sama yaitu menggunakan jalur laut,” pungkasnya.

Barang bukti sementara yang berhasil diamankan sebanyak kurang lebih 1.025 KG Sabu, berikut tersangka empat (4) orang WN Cina dan Vietnam, dengan nama inisial CTT (Pria – 52 Tahun), HL (Pria – 52 Tahun), HCA (Pria – 48 Tahun) dan CCN (Pria – 39 Tahun), selanjutnya diserahterimakan ke BNN Kepri.(*)

Tulisan ; Andi Pratama

Video :

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 19
SMART FREN

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA