DPRD Kecewa Isu APBD Natuna 2018 Berkurang Rp 211 Miliar Ternyata Benar

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Berawal dari Isu, dan setelah dilakukan klarifikasi oleh DPRD Natuna, hasilnya mengejutkan. Ternyata APBD Natuna Tahun 2018 Berkurang Rp 211 Miliar.

” Kami Dengar Isu Ini Dari Luar, Setelah Kami Undang Tim TAPD dan Seluruh OPD, Ternyata Benar APBD Kita Tahun 2018 mengalami Defisit Hingga Rp 211 Milyar,” katq Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra usai pimpin rapat gantikan Ketua yang berhalangan hadir dengan pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh OPD Kabupaten Natuna diruang paripurna (6/3/2018).

Hadi Candra menjelaskan, pihak DPRD sempat kecewa karena adanya isu defisit anggaran di dengar dari pihak lain bukan dari pihak Eksekutif.

“Rapat dengan tim TAPD ini dari inisiatif kami, begitu kami dengar isu ini kami langsung undang mereka, eh ternyata benar, anggaran APBD kita tahun 2018 ini defisit hingga Rp 211 Milyar,” ungkap Hadi candra.

Sebelumnya, DPRD telah mengesahkan APBD Natuna untuk tahun 2018 sebesar Rp 1,015 Triliun atas usulan dari pihak Eksekutif, namun berjalanya waktu hingga memasuki bulan ketiga pihak Badan Pengelolaan Keuangan Perpajakan dan Aset Daerah (BPKPAD) menyampaikan kepada TAPD bahwa kemampuan keuangan daerah tidak bisa melaksanakan kegiatan seperti yang telah direncanakan.

Kata Hadi Candra, defisit ini terjadi karena beberapa faktor, seperti hutang pelunasan pembuatan KMV. Indra Perkasa, hutang ADD Rp 12 milyar, tunda salur TW4 tahun 2017 yang tidak dibayar oleh pemerintah pusat, dan bebearapa hal lainya dengan total Rp 211 Milyar tersebut.

“Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Bapeda dalam rapat tadi bahwa pengurangan APBD ini hasil rapat antara TAPD dan sekda Natuna pada tanggal 28 Februari lalu,” terangnya.

Oleh karenanya, kata Hadi Candra, pihak DPRD Natuna akan kembali memanggil pihak Eksekutif untuk membahas program kegiatan mana yang harus dilaksanakan.

“Ini sangat riskan, untuk itu kita akan mengajak bupati dan seluruh pihak eksekutif untuk Evaluasi kegiatan mana yang menjadi skala prioritas dan harus dilaksanakan terlebih dahulu” tutupnya.(*)

Kiriman : Riky Rinovsky

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
DPRD BATAM
 Warta Kepri
SMART FREN
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA