Polres Natuna dan Awak Media Jalin Silahturahmi Memberantas Berita Hoax

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Hoax, sekarang menjadi sebuah fenomena yang mengkhawatirkan. Hampir diseluruh penjuru dunia berperang melawan berita bohong hoax. Puluhan wartawan asal Natuna dari media cetak maupun online, deklarasi bersama Polres Natuna bertujuan turut mendukung deklarasi Berita Hoax yang sedang dicanangkan Mabes Polri.

Kedatangan para awak media ke Polres dalam rangka untuk mendukung deklarasi anti Hoax sempat mengagetkan, pasalnya deklarasi anti hoax terhitung baru akan digencarkan polres Natuna.

” Kita senang sekali dengan niat baik kawan-kawan media yang mendukung deklarasi anti hoax yang pernah juga di sampaikan Kapolres Natuna pada saat acara senam sehat dan jalan santai di pantai kencana,”Kata Kasatreskrim Polres AKP Edi Wiyanto di ruang kerjanya. Kamis (15/3/2018).

Kasat Edi juga mengatakan, dengan kerjasama antara Polres Natuna bersama Awak Media bisa memberantas penyebaran berita hoax yang bisa merusak tali sirahturahmi antar sesama.

” Dengan kerjasama yang baik kita bersama-sama bisa memberantas berita hoax. Karena berita hoax bisa memecah belah dengan adanya ujaran kebencian,”jelasnya.

Sementara salah satu perwakilan awak media Hardiansyah, mengatakan akibat dari penyebaran isu hoax, sangat berdampak sekali dengan perpecahan antar sesama.

” Pada intinya kita mendukung deklariasi anti hoax dan menolak segala bentuk ujaran kebencian, provokasi, fitnah, sara dan berita hoax. Karena cukup membuat resah masyarakat,”ujarnya.

Ardiansyah juga menambahkan, keinginan agar suasana yang aman dan tentram, jangan sampai menjadi rusak hanya karena isu-isu yang tidak benar.

” Mungkin keinginan kami dan rekan-rekan lainnya berharap dengan adanya deklarasi seperti ini segala bentuk yang merusak pasti kita akan singkirkan,” tutupnya.

Hal senada disampaikan M. Rikyrinovsky Pengiat sosial di Kabupaten Natuna juga penulis aktif surat kabar kepri menuturkan. Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, sebuah berita akan sangat dengan mudahnya tersebar,namun mestik cermati dari mana sumber berita.

” Tugas utama jurnalis adalah menyampaikan kebenaran. Kebenaran ini dicemari oleh berita ‘hoax’. Wartawan melawan ini,” jelas Riky kordinator Jaringan Jurnalis Indonesia dijumpai Ranai Natuna.

Kabar hoax, menurut dia, merupakan sebuah fitnah yang dilarang oleh agama apapun.

” Saya sependapat bahwa agama manapun melarang menyebar hoax. Bahkan dalam agama Islam, hoax itu artinya fitnah yang jelas-jelas haram hukumnya,” ungkapnya.

” Hoax”, seperti diketahui, dibuat dalam situs-situs yang seolah-olah situs berita lalu disebarluaskan ke berbagai media sosial.

Media sosial, katanya, tidak lagi hanya sebagai media untuk menyampaikan status, pertemanan, berbagi untuk silaturahmi, dan membagikan memori tetapi telah berubah menjadi penyebarluasan berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya.(*)

Tulisan: Rizky.Rinovsky

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
DPRD BATAM
 Warta Kepri
SMART FREN
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA