wartakepri, Almarhum bersama wabub natuna memberikan inspirasi ke kepada generasi natuna

Sosok Wanita Inspirasi Kepala desa Perempuan Pertama di Miliki Natuna

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id,NATUNA – inalilahi wainailahi rojiun Kabar duka datang dari Masyarakat Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna Prov kepri. Sosok wanita inspirasi merupakan Kepala desa Perempuan pertama di miliki natuna ,Sariyah menghembuskan nafas terakhir Jum’at (30/03/2018) dini hari.

Diduga Sariyah meninggal akibat sesak nafas dan serangan jantung.

Mendengar kabar duka tersebut, Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, langsung pergi melayat ke kediaman almarhumah, di Desa Air Lengit.

Ngesti tiba dirumah duka sekitar pukul 08:00 Wib. Ngesti pun tampak langsung menyalami keluarga duka dan masyarakat yang turut memadati rumah duka, untuk melayat. Sembari mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya.

Ketua Paguyuban Among Mitro Natuna itu, juga tampak sibuk ikut mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan keluarga duka, untuk proses pemakaman.

Ia pun bersama para pelayat lainnya, juga turut menghantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir almarhumah Sariyah, di TPU Air Lengit.

Dimata masyarakat, Kades Perempuan pertama dan satu-satunya yang ada di Kabupaten Natuna tersebut, merupakan sosok yang tegas dan bijaksana. Bahkan dibawah kepemimpinannya, Desa Air Lengit berhasil meraih 2 kali juara 1 lomba Desa tingkat Kabupaten Natuna dan 1 kali juara 3 lomba desa ditingkat yang sama. Hal ini lantaran ia bersama aparatur Desa lainnya, berhasil menerapkan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Beliau orangnya ramah dan baik. Beliau adalah sosok pemimpin yang sangat bijaksana dan disiplin,” ujar Arif, salah seorang perangkat Desa Air Lengit.

Sariyah merupakan Kades Air Lengit periode 2013-2019, yang berhasil menumbangkan Mantan Kades Air Lengit, Candra, dalam Pemilu Kades 2013 silam.

almarhum meninggal diduga akibat sakit sesak nafas dan serangan jantung yang dipicu kelelahan mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan MTQ Natuna ke 9.

Sariyah, dikenal kepala desa perempuan satu-satunya di Natuna, Sariyah dikenal sebagai sosok pemimpin yang berjiwa besar, ia sangat dikagumi selama menjabat sebagai kepala desa.

“Sudah suratan , kita harus kehilangan sosok pemimpin seperti almarhum jiwa sosial sangat tinggi,” tutur Agus warga air lengit memberikan penghormatan terakhir mengantarkan sampai ke pemakaman.

Seluruh masyarakat desa Air Lengit masih tidak percaya jika Kepala Desa mereka harus pergi selamanya, Saeriyah baru akan mengakhiri tugasnya sebagai kepala desa tahun 2019 mendatang.

“Semasa hidup, almarhum banyak membantu, apalagi kalau ada warga sakit,” tambahnya.

Selain Wabup Natuna, turut hadir dalam pemakaman jenazah Sariyah, yaitu Kepala DPMD Natuna Indra Joni, Ketua Komisi III DPRD Natuna Harken, Camat Bunguran Tengah Saidir, para pengurus paguyuban Among Mitro Natuna, para perangkat Desa dan Masyarakat Bunguran Tengah.

Dalam pantauan media ini, rumah duka dipadati para pelayat, yang ingin menyaksikan secara langsung proses pemakaman sang Kades. (Rikyrinov)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
DPRD BATAM
 Warta Kepri
SMART FREN
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA