34 Anggota Dewan  Sahkan APBD Kepri Tahun 2016  Rp 3,56 Triliun



Rapat Paripurna DPRD Kepri Dompak_edit

TANJUNGPINANG, WARTAKEPRI.CO.ID– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD murni 2016 menjadi Peraturan Daerah (Perda) sebesar Rp3,56 Triliun.

Pengesahan APBD 2016 Provinsi Kepri tersebut diaminkan 34 anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna istimewa terbuka yang digelar di kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (7/1/2015)

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Amir Hakim membacakan rangkuman pembahasan anggaran RAPBD 2016 sebelum para anggota dewan secara serentak menerima pengajuan APBD 2016 tersebut.

Setelah membacakan rangkuman, pimpinan sidang sekaligus Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak langsung menanyakan apakah para anggota dewan setuju dengan pengajuan tersebut. “Setuju,” ujar seluruh anggota dewan tanpa diselingi interupsi.

Penjabat Gubernur Provinsi Kepri Nuryanto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dewan yang telah bersama-sama menyusun RAPBD 2016 hingga disahkan.

“Momen ini tentu dapat memacu kita semua dalam upaya meningkatkan layanan publik dan kesehatan masyarakat di Provinsi Kepri,” kata Nuryanto singkat sembari menutupnya dengan pantun.

Paripurna Hanya Dihadiri 34 Anggota Dewan

Pantauan dilapangan, rapat paripurna istimewa terbuka yang digelar di kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (7/1) kemaren, dihadiri sebanyak 34 orang anggota dewan dari total 53 orang. Sisanya yakni 9 anggota dewan tak hadir rapat.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak sebelum membuka resmi rapat paripurna istimewa dengan agenda pengesahan APBD 2016 Kepri tersebut.

“Dengan demikian rapat paripurna memenuhi quorum dan dapat dilanjutkan, dengan agenda laporan akhir hasil pembahasan sekaligus persetujuan untuk disahkan menjadi Perda saya resmikan dibuka,” tegas Jumaga.

Jumaga mengakui, bahwa Rancangan APBD Kepri 2016 sebelumnya sudah disahkan menjadi Perda. Namun dikembalikan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) lantaran ada beberapa kesalahan yang harus diperbaiki. Sehingga, paripurna kedua digelar dengan agenda pengesahan APBD.

“Sudah kita sempurnakan dan hari ini akan kita sahkan,” ujar Jumaga.

Berdasarkan rangkuman pembahasan yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Kepri Amir Hakim, bahwa Badan Anggaran (Banggar) dapat menuntaskan pembahasan nota keuangan yang termaktub dalam Ranperda APBD 2016 dan telah menyiapkan pula dalam bentuk laporan akhir.

Struktur APBD murni 2016 Provinsi Kepri dengan jumlah 3,56 triliun lebih terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,119 triliun lebih, Penerimaan dan Perimbangan Rp1,141 triliun lebih, Retribusi Daerah Rp3,6 miliar dan penerimaan lain-lain yang sah 200 miliar lebih.

Belanja langsung daerah dari Rp3,56 triliun terdiri dari belanja tak langsung Rp1,148 triliun lebih dan belanja langsung Rp1,686 triliun lebih.(yan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News