WARTAKEPRI.co.id, LINGGA – Desa Bukit Harapan memberikan harapan baru di era pengembangan pertanian di Lingga.
Bupati Lingga Alias Wello yang biasa disapa Awe turun langsung ke ladang jagung di Desa Bukit Harapan dalam rangka panen raya. “Kita minta lahan-lahan dijaga. Sebentar lagi tanah ini tidak jadi lahan tidur,” ujar Awe Rabu (27/4)
Awe menyarankan, kepada masyarakat Bukit Harapan supaya tidak menjual tanahnya, namun lahan tersebut dijadikan sebagai lahan plasma.
Program ini juga sejalan dengan nawa cita Jokowi yang intens untuk sukseskan program ini. Pada tahun 2017 diproyeksikan 500 hektar melalui program APBN dan APBD Provinsi yang semua Ini kebutuhan untuk masyarakat. Maka kita, kata Awe optimis di Lingga sebagai lumbung beras. Dan disitulah kita menuju desa mandiri.
Kades Bukit Harapan Akep, mengatakan desa Bukit Harapan merupakan desa transmigrasi tahun 1986 sejumlah 100 KK. Dan pada tahun 1988 datang lagi 100 KK. Namun yang tunggal hanya
18 KK.
“Saat ini jumlah keluarga 295 KK dengan penduduk 908 orang. Dengan sejumlah tanah besertifikat.dan tanah Kas desa 10 hektar,” ujarnya. (adi)






























