Ingin Memerlihara Jaringan, bright PLN Batam Ingin Tarif Rp1.325/Kwh

505

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – bright Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam menginginkan adanya kenaikan tariff bagi konsumen tegangan rendah. Penambahan biaya ini dianggap relevan mengingat sudah dua tahun tidak ada penyesuaian.

Direktur Utama bright PLN Batam Dadang Kurniadipura mengatakan, pengajuan sudah disampaikan kepada Gubernur Kepri sekitar tiga bulan lalu. Namun karena ada pergantian, maka proses itu tertunda untuk sementara waktu.

“Maunya kita Rp1.325/Kwh dari Rp900/Kwh. Sudah diajukan tiga bulan lalu. Kita sekarang pasif, karena kemarin kan gubbernur baru Plt. Kita sekarang belum bisa ngomong apa-apa,”kata Dadang, Kamis (26/5/2016).

Honda Capella

Ia menjelaskan, angka itu mengacu pada tarif PLN Persero. Dengan nilai itu tentu diharapkan ada persamaan. Karena perbedaan konsumen yang berada di Pulau Belakang Padang dan Kota Batam sendiri sudah berbeda.

“Selain itu, tarif sekarang itu sejak Juni 2014. Dolar waktu itu berapa, sekarang berapa. Sementara belanja setiap bulan energi primernya dolar semua. Ada yang mengatakan tapi kok tetap aja survive ya survive untung ya untung tapi berapa. Tapi kita gak bisa memelihara jaringan, pembangkit, maka itu kita ajukan semua,”jelasnya.

Dadang menepis bila keinginan menaikkan tarif berpengaruh pada pelayanan beberapa minggu belakangan yang sering byar pet.

“Kita maunya sih kayak PLN Persero sekarang. Kalau dolar turun kita juga turun. Kalau seperti itu bagus, iklimnya juga bagus. Kayak BBM,”katanya.(mcb/ded)

Sumber: https://mediacenter.batam.go.id/

FANINDO