Inilah Rencana Besar Presiden Jokowi untuk Membangun Pulau Natuna

1 Warta Kepri Jokowi duduk depan kapan kri imam bonjol





– Catatan Peliputan Kunjungan Presiden Jokowi ke Natuna Edisi-3

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Rombongan istana langsung berpindah kapal, satu persatu melompat ke atas kapal KRI Imam Bonjol walau ombak di tengah lautan cukup tinggi karena perjalanan juga disertai hujan rintik rintik.

Lagi lagi keberuntungan datang ke WartaKepri, karena pihak kru kapal terdiri dari langsung mengulurkan tangan untuk bisa melompat ke atas kapal KRi. Setiba di dalam kapal presiden langsung disambut upacara hormat atas kapal oleh sejumlah barisan TNI Angkatan Laut mengenakan Baju Sailor warna Serama Putih.

Penghormatan pun di jalankan para TNI Al memberkikan penghormatan kepada Joko Widodo dan rombongan. Sebuah buku tamu pun dibumbu tandatangan oleh peserta rapat satu persatu mengisi daftar hadir rapat ini merupakan tahapan wajib dilakukan.

Rapat terbataspun digelar di dalam home base Kapal masih masing mentri dan Gubernur Kepri serta Bupati Natuna masuk ke dalam ruangan Kapal.

Setelah selesai melaksanakan Rapat Terbatas di KRI, Presiden RI Bapak Ir.H. Joko Widodo melalui menteri Menlu Retno Marsudi memerikan keterangan Pers terkait kunjungan Presiden

Dalam konferensi pers usai rapat, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Presiden menginstruksikan pembangunan Natuna mesti difokuskan ke dua sektor saja. Yakni industri perikanan dan migas.

Retno mengatakan, keputusan Presiden didasarkan terhadap paparan Menteri ESDM Sudirman Said dalam rapat terbatas.

Sudirman memaparkan, ada 16 blok migas yang ada di sekitar Natuna di mana lima blok di antaranya sudah menjalankan produsi, sementara 11 blok lainnya sedang tahap eksplorasi.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga memaparkan rencana pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di wilayah Natuna.

Poin yang ketiga, selain pengembangan ekonomi di bidang perikanan dan migas, Panglima TNI juga menyampaikan rencana pengembangan pertahanan di Natuna dan sekitarnya,tambah Retno.

Sebelum mengakhiri kunjungan di Natuna, Jokowi salat dzuhur di Masjid Agung Natuna. Melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Natuna dan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada masyarakat Kabupaten Natuna di halaman Masjid Agung dan di desa Penagi Kabupaten Natuna. Usai salat Jokowi menyapa masyarakat dan membagi-bagikan buku.

Jokowi dan rombongan meninggalkan Natuna dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737-400 pukul 15.10 WIB dan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada pukul 17.00 WIB.

Demikian catatan singkat kehadiran Presiden pertama ke Pulau Natuna, pulau terluar di Indonesia. Semoga, kehadiran presiden ini membawa perubahan baik secara ekonomi maupun pertumbuhan sosial dan kebudayaan di Pulau Natuna. (ricky rinovsky)

Bersambung : klik



PKP DREAMLAND

FANINDO

DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA