Polisi Selidiki Pembuang Bayi Melalui CCTV Mega Mall Batam Centre

GALERI 24

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Informasi penemuan mayat atau orok bayi laki-laki ini diketahui oleh eko dan Johan. Menurut saksi Eko dan Johan, setelah beberapa jam melihat adanya bungkusan hitam yang terletak diparkiran mobil, lalu mereka mengangkut bungkusan itu dengan menggunakan troly sampah. Namun ketika diangkat, plastik itu mengeluarkan bau yang menyengat. Sehingga mereka curiga dan meletakkannya di dekat pagar, terangnya.

“Mereka mencurigai bau busuk yang keluar dari dalam plastik itu, maka dipanggillah securiti agar dapat bersama-sama menyaksikan apa yang ada di dalam bungkusan tersebut,” ujarnya.

Setelah dibuka, lanjut Arwin, ternyata sosok mayat bayi yang masih terlilit ari-ari. Mengetahui kejadian tersebut, sejumlah saksi yang menyaksikan melaporkan ke pihak manajemen Mega Mall dan kemudian manajemen Mall bergegas melaporkannya ke Polsek Batam Kota.

Mendapat laporan itu, personil Polsek Batam Kota mendatangi lokasi yang berkoordinasi dengan Inafis Polresta Barelang untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya pada pukul 10.45 Wib, tim Inafis dan Dokpol Polresta Barelang tiba dilokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Kemudian sekira pukul 11.00 Wib, jenazah bayi itu dibawa ke RS Bhayangkara dalam keadaan aman dan terkendali, sebut Arwin.

Saat ini jajaran Polsek Batam Kota telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, anggota sudah dikerahkan untuk turun kelapangan dalam upaya melakukan pelacakan tentang siapa tersangkanya. Karena tidak bisa dilihat dari cctv Mall, maka kita sedikit kesulitan melacaknya. Sementara ini, kejadian diduga karena pelaku takut dengan virus aids, sehingga tega membunuh bayinya sendiri, imbuhnya. (ichsan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News