Soal Tunggakan Asrama Mahasiswa, Ini Komentar Dewan dan Tokoh Muda Natuna

151
Warta Pengusaha Natuna Monica

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Wan sofyan Ketua Komisi III DPRD Natuna merespon terkait persoalan tunggakan hutang asrama mahasiswa Natuna di sejumlah daerah di Indonesia.

” Intinnya pihak dewan natuna setuju sepanjang peruntukan angaran tersebut kepentingan umum kami pasti mensetujui kembali angarkan dana tersebut,” Wan Sofyan Ketua Komisi III DPRD Natuna, kepada wartakepri.co.id.(15/7/2016).

Pendidikan agar kedepan tumbuh anak bangsa yang berkualitas tentu sejalan dengan dorongan pemerintah memperhatikan kawalitas pendidikan.

Jangan terjadi lagi kasus tersebut ini sangat memalukan, karena pemda tidak mampu membayar kontrakan sejumlah asrama mahasiswa daerah di indonesia seperti terjadi di Batam.

Sebenarnya lanjut Wan Sofyan, perlu kearifan lokal untuk menyelesaikan persoalan pendidikan oleh kepala daerah Bupati Natuna. Harusnya segera merespon sepanjang kepentingan untuk kepentingan umum.

Berita sebelumnya pihak dinas Pendidikan Natuna Agus supardi kepada Wartakepri.co.id, beberapa waktu lalu menjelaskan, kalau Pemkab Natuna telah menganggarkan. Namun belum bisa dicairkan.

Angaran tahun 2016 dana sewa Rp 850 juta. Itu ada untuk sewa asrama dan Perhimpunan Mahasiswa Natuna se-Indonesia. Namun dana tersebut belum dapat di cairkan oleh kami. Dinas telah mencoba konsultasi ke inspektorat dan BPK Provinsi Kepri

” Kami sudah koordinasi juga dengan komisi satu dan Tiga DPRD Natuna akan kita pindahkan di APBDP 2016 masuk ke mata angaran BPKAD Natuna, untuk masalah sewa asrama dan perhimpunan mahasiswa tersebut,” tutup. Agus Supardi.

Sementara itu, menangapi perkembangan Natuna dewasan ini, Pemerhati Sosial  bermukim di Perth Australia Monica Purnama, memberikan komentar.

Menurut wanita muda juga kelahiran Natuna ini berharap agar kedepannya semakin maju dalam hal apapun. Semoga dalam waktu dekat Natuna bukan hanya terngiang tapi kian terpandang.

Jika Pemerintah daerahnya terpilih berdasarkan keinginan dan harapan masyarakat Natuna, maka dapat membangun sinergi bagus untuk kemajuan daerah, visi dan harapannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala daerah terpilih harus memiliki tindakan nyata, tidak hanya sekadar wacana atau janji kampanye semata.

Monica juga Owner Lembaga Pendidikan Welding School  bersertifikat nasional berkantor di Batam itu berharap agar kedepannya pemerintah daerah merubah sikap yang masih dinilai belum optimal dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga harapan kita untuk Natuna maju jauh lebih besar dari hanya berpikir. Apakah ini mungkin terjadi?” tutup Monica Purnama.(riky).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel