Investor Bawa Rp 50 Miliar, dengan Layanan i23J Langsung Berusaha di Batam

84
Warta Kepri Layanan i23j di BP Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam meresmikan penggoperasian layanan i23J dan layanan Kemudahan Izin Layanan Konstruksi (Kilk), Kamis (1/9/2016) di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre. Layanan i23J adalah layanan pengurusan izin investasi yang dijamin selesai dalam waktu 3 jam kerja, sejak calon investor mendaftar.

” Ini adalah program pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menjalankan layanan ini. Dan untuk itu pelayanan cepat tiga jam juga resmi berjalan di Kota Batam. Investor asing yang ingin berinvestasi dengan modal minimal Rp 50 miliar, atau dapat menampung 300 tenaga kerja, dalam waktu cepat langsung beraktifitas. Itu jaminan i23J ini,” ujar Hartanto Resokdiputro, Kepala BP Batam, dalam sambutannya.

Dijelaskan layanan dalam layanan i23J ini, pemohon investor langsung mendapatkan izin investasi, akta perusahaan dan Pengesahaan, NPWP, Tanda Daftar Perusahaan, RPTKA (rencana penempatan tenaga kerja asing, IMTA (untuk izin tenaga kerja asing), API-P (angka pengenal importir) dan (NIK) Nomor Identitas Kepabeanan.

Dalam soft launching i23J dilakukan sejumlah penandatanganan dimana ditandai dengan penekanan tombol bersama antara pihak BP Batam, Dirjen Ketenaga Kerjaan, Lembaga Sandi Negara, Bank BNI, Pemko Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Sementara itu, Gubernur Kepri yang diwakili Kepala BKPM Kepri Asman Taufik menyambut baik dan sangat mendukung layanan ini. Pesan gubernur mendukung sistem investasi 3 jam ini akan semakin menarik minat asing berinvestasi di Batam Sidang Paripurna DPRD Kepri

” Jangan berikan harapan saja ke investor, izin investasi dipercepat. Kami ingin dan dorongan, hal hal berbentuk rekomendasi di daerah daerah pangkas lagi,” ujar Asman, yang menjelaskan Gubernur Nurdin Basirun tengah ikuti sidang Paripurna di DPRD Kepri.

Hal sama juga disampaikan Wakil Walikota Batam, Amsakar juga menjelaskan Pemerintah Kota Batam juga mendukung layanan ini. Karena, akan menguntungkan Warga Kota Batam dan Pemerintah Kota nantinya,” tambah Amsakar singkat.

Sementara itu, pihak Bank BNI menjadi mitra penting bagi kelancaran transaksi keuangan bagi calon investor. Dimana, sistem pembayaran juga berada dalam satu satu tempat.

Sedangkan, dari Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah menjelaskan minat investor dari Singapura sangat tinggi ke Batam. Dan, tentu dengan pelayanan ini kepastian itu semakin nyata adanya. Ditambahkan, pelayanan juga diberikan kepada investor mau membuka usaha dan lokasi dimana. (dedy swd)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM