Alasan Oleskan “Autan”, Ayah Tiri Cabul Anak yang Masih SD

tersangka-pencabulan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bejat itu kata yang pantes untuk MD ( 43) yang tega mencabuli anak tirinya hingga tiga kali. Setelah puas tiga bulan mengawini ibu korban, kini giliran anak tirinya yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) kelas V dicabulin dengan menggunakan jari tangan.

Perbuatan tersangka MD terbongkar setelah ibu korban curiga dan langsung menanyakkan pada anaknya. Betapa kagetnya ibu korban setelah mendengar pengakuan anaknya, bahwa ayah tirinya telah mencabulinya.

Atas pengakuan anak korban, istri MD melaporkan ke Polsek Batam Kota pada Minggu (25/9/2016) malam. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, kini MD ditahan di Polsek Batam Kota.

KPU KEPRI

Dalam penuturan MD pada wartakepri, ia awalnya hanya mengoleskan minyak autan nyamuk pada anak tirinya tapi entah kenapa hingga ke bagian yang sensitifnya. Istri saya juga menyuruh mengoleskan autan tersebut. Kata tersangka MD berdalih.

Atas perbuatan tersangka, menurut Kapolsek Batam, Kompol Arwin SH bahwa MD disangkakan melanggar dan akan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Untuk ancaman pidana terhadap kasus pencabulan dikenakan dalam pasal 81 yang berbunyi sebagai berikut:

(1) Setiap orang yang melangggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi Setiap Orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

(3) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Orang Tua, Wali, pengasuh Anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Kata Arwin SH.(nikson simanjuntak)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO