Kolonel Pnb Nurtantio Affan Senang Latihan Angkasa Yudha 2016 Zero Accident

danlanud-ranai-natuna-kolonel-nurtantio
HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Pihak TNI AU berhasil mewujudkan pelaksanaan Latihan Angkasa Yudha 2016 berjalan lancar tanpa insiden atau kecelakaan. Kepada wartakepri.co.id, komandan Danlanud Ranai, Kolonel Pnb Nurtantio Affan menerangkan latihan dipersiapkan berjalan sesuai rencana.

” Zero accident, patut bersukur atas pertolongan Allah SWT semua rangkaian acara berjalan baik, Alam Natuna sangat bersahabat sekali cuaca cerah saat latihan berjalan,” tutur Affan tersenyum senang di Bandara Inclave Sipil Ranai Natuna, Kamis (6/10/2016).

Kesiapan baru berakhir setelah Danlanud Ranai menghantar kepulangan para jendral dari berbagai kesatuan ke Jakarta,

Direktur Latihan Angkasa Yudha Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, sekaligus bertangung jawab suksesnya acara Terlihat sangat gembira dari raut air muka di badara usai acara.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan kepada para jurnalis bahwa latihan yang diadakan di Natuna merupakan latihan yang telah dilakukan secara rutin oleh TNI AU.

Kegiatan serupa juga pernah dilakukan pada tahun 2013 silam. Tak Terkait Klaim Historis Pemerintah Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan.

Panglima TNI juga memastikan bahwa upaya-upaya di Natuna dan pulau lainnya tersebut tidak dimaksudkan secara spesifik untuk menanggapi ketegangan yang terjadi dengan pemerintah Tiongkok terkait dengan konflik di Laut Tiongkok Selatan.

” Itu bukan ‘show force’. TNI sudah berlatih di Natuna berulang kali. Sejak saya berbintang satu, Angkasa Yudha sudah digelar di sana,” terang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo,” ungkap Panglima.

Menurutnya, penguatan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga keutuhan Negara Indonesia secara keseluruhan.

” Kalau hanya Tiongkok maka kita tidak bangun di Biak, tidak dibangun di Morotai, tidak perlu di Saumlaki. Ini semua dilakukan sama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sehari sebelumnya, Panglima TNI juga menyatakan bahwa operasi Angkasa Yudha tahun 2016 yang diselenggarakan di Natuna juga tidak dimaksudkan untuk menekan pemerintah Tiongkok terkait dengan konflik yang saat ini diberitakan sedang memanas itu.

Operasi tersebut menurutnya hanyalah rangkaian latihan yang secara berkala dilaksanakan oleh TNI AU. Penguatan yang dilakukan di Kepulauan Natuna tidaklah terbatas pada penguatan militer semata.

Pemerintah sejak beberapa waktu lalu juga telah berkomitmen untuk memperkuat aspek ekonomi masyarakat Natuna. Oleh karenanya, selain menyaksikan latihan militer, Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya tersebut juga meresmikan pelabuhan udara dan meninjau kawasan industri perikanan yang dibangun di Natuna.(rikyrinovsky)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG