Pengamat: Mestinya Pemilik Base Camp Cafe Diproses Secara Hukum

411
demo-cafe-basecamp-tanjungpinang

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pengamat Pendidikan senior Provinsi Kepulauan Riau, Arif memandang kurang efektif jika hanya maaf yang berikan. Pemerintah Kota Tanjungpinang yang ternyata luluh dengan permintaan maaf yang disampaikan oleh pihak Cafe Basecamp pada pertemuan yang dilaksanakan, Jumat pagi (7/10/2016) di Kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Dikatakan Arif, seharusnya hukum tetap berjalan, mengingat hal ini telah sampai keranah hukum dan tindakan yang dilakukan pihak Basecamp nyata telah mencoreng dunia pendidikan.

” Sebagai sesama manusia memang memaafkan sangat bagus, tapi hukum juga harus bejalan juga dong, sudah jelas kok mereka mencoreng dunia pendidikan, mana efek jeranya? ,” ujar Ari saat dihubungi Sabtu (8/10/2016).

Arif mengaku kurang setuju dengan Pemko Tanjungpinang dan PGRI Tanjungpinang yang gampang sekali memberikan maaf kepada pihak Basecamp dan bahkan menghentikan proses hukum.

” Kalau begitu semua orang bisa lakukan dan akhirnya tinggal minta maaf saja, selesai perkara,” ujar Arif.

Arif mengatakan memang tidak bisa berbuat apa-apa jika Pemko dan PGRI telah berkata demikian sebagai wakil Dunia Pendidikan.

“Itu jelas salah, ya maaf boleh diterima tapi hukum nya dong, masa berhenti juga,” tuturnya. (Yansyah).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel