Nelayan Pengadah Natuna Ditemukan Tewas di Atas Kapalnya

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Pagi itu Warga Desa Tanjung Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna digemparkan temuan pria yang telah meninggal di atas kapal.
Pria mengenakan Baju kasus putih lengan panjang stelan celana pendek berwarna hitam ditemukan posisi telungkup, dan dengan kondisi kapal terombang ambing dalam di laut.

Warga nelayan setempat menuturkan jenazah bernama Darwis,(59) keseharian bekerja sebagai Nelayan warga Desa Pengadah Kec. Bunguran Timur Lautn Selasa (11/10/2016) pagi.

Menurut keterangan dihimpun dari warga Sepempang, almarhum Darwis ditemukan tertelungkup kaku di atas perahunya terombang-ambing di laut berjarak sekitar 7 mil dari Pesisir Pantai Desa Tanjung.

Awalnya dua nelayan asal Desa Sepempang yang melaut kaget ketika sebuah perahu ukuran 2 Gross Tonase tiba-tiba akan menabrak perahu mereka yang sedang labuh jangkar di laut. Mereka lalu angkat jangkar dan menghindar.

“Awalnya kami kira ada yang sengaja mau nabrak perahu kami. Lalu kami teriaki pas dicek nggak ada orangnya, rupanya orangnya sudah meninggal,” kata Andi diamini Haidir warga Sejuba Desa Sepempang Kecamatan Bunguran timur.

Andi menceritakan, saat di tengah laut menemukan pompong, setelah memanggil pompong tersebut dan tidak ada jawaban, saudara Andi dan Haidir curiga dan mendekati pompong tersebut.

Setelah di dekati ternyata di dalam pompong terlihat seorang laki-laki dengan posisi telungkup.

Setelah di panggil-panggil dan tidak ada jawaban, Andi dan Haidir melapor ke pihak yang berwajib.

Pukul 11.00 WIB pompong berhasil di tarik ke pelabuhan Tanjung. Atas permintaan Keluarga dan persetujuan dari Kepala Desa, Babinsa, Polsek dan Polres, jenazah langsung di bawa ke rumah duka Ds. Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Proses identifikasi dilaksanakan di rumah duka Jenazah akan di makamkan hari ini Selasa 11 Oktober 2016. (rickyrinov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG