Berkat Tol Laut, Bupati Natuna Yakin Sembako Lancar Walau Musim Utara

337
sembako-di-natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Tol laut menjadi solusi pemerataan pembangunan daerah terutama di Pulau Natuna. Hal itu dibuktikan dengan bersandar kapal Tol Laut Logistik di Pelabuhan Natuna. Walau terbilang Jauh jarak pelabuhan sandaran dari Pelabuhan selat lampa menuju kota Ranai mengangkut bongkar muat barang, namun telah dirasakan manfaat oleh warga.

Kapal Tol merupakan program yang digagas Kemenhub dengan skema kerja sama sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyediakan sarana dan prasarana transportasi serta bahan komoditas yang diangkut, yaitu PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melalui PT Rajawali Nusindo PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan anak perusahaan PT Multi Terminal Indonesia, PT Pelni dengan anak Perusahaan PT Pelni Logistik dan PT Perikanan Nusantara

Dalam membantu pendistribusian dan menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok untuk natuna, PT Rajawali Nusindo dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) telah melakukan kerja sama yang disaksikan oleh Pemerintah Daerah Natuna di kantor bupati beberpa waktu lalu.

“ Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan akan komoditas bahan pokok Kabupaten Natuna,” ungkap Toni Hajar Andrenoworih perwakilan dari PT Rajawali Nusindo beberapa waktu lalu.

Dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok ini sambung Toni Hajar, pihaknya bekerjasama dengan mengandeng PT Pelindo sebagai mitra dalam perhubungan laut. Sehingga komoditi kebutuhan pokok di Natuna bisa stabil dan lancar, terutama memasuki musim utara dimana gelombang tinggi dan angin kencang menghambat aktivitas pelayaran kapal sembako di Natuna.

“ Kita menggandeng PT Pelindo sebagai mitra usaha dalam mengangkut dan distribusi bahan pokok yang dibutuhkan ke wilayah Natuna. Sebab, hanya dengan menggunakan kapal laut bisa menjagkau Natuna juga lebih mudah. Selain itu juga membutuhkan biaya yang murah. Kalau dengan akses udara harganya sangat mahal,”ungkapnya.

Berapa Waktu lalu usai pertemuan dengan Menteri Perhubungan di jakarta, Bupati Natuna, Hamid Rizal mengatakan bersyukur terimakasih atas perhatian Presiden Joko Widodo melalui Kementerkan Perhubungan RI.

Sebab Kapal KM Caraka Jaya Niaga III-4 yang digunakan sebagai kapal tol laut tersebut, telah beroperasi secara berjadwal untuk melayani kebutuhan logistik di pulau Natuna,ungkap Hamid Rizal.

Kapal tersebut memiliki bobot besar yaitu 3.000 DWT, sehingga diharapkan mampu mengatasi segala kondisi cuaca untuk menjamin kepastian jadwal kapal.

RNI akan mengatur terkait distributor kebutuhan pokok guna menstabilkan harga sedangkan Pelindo II mengatur hal-hal terkait pergudangan, cargo doring, konsolidasi serta distribusi.

Sementara Pelni, mengatur terakit angkutan laut (shipping) dan stevedoring, beberapa rute yang akan dijalankan yaitu Jakarta – Natuna – Tarempa – Jakarta.

Model tol laut logistik di Natuna dilakukan dengan mengoptimalkan jalur pelayaran serta jadwal pelayaran secara rutin menuju pulau Natuna.

Pengoptimalan akan dilakukan di beberapa jalur dan pelabuhan mulai dari Jakarta, Tanjung Pinang, Pontianak sampai ke Natuna.tutur Hamid.

Dengan adanya kerjasama antara PT. Rajawali Nusindo dan PT. Pelindo diprediksikan kebutuhan bahan pokok untuk kabupaten Natuna bisa lancar dan tidak ada kendala lagi disaat memasuki musim utara.

“ Dengan adanya Tol laut yang dimiliki PT pelindo diharapkan kebutuhan pokok dan harga barang bisa diminimalisir serta bisa stabil,”jelasnya.

Masyarakat tak usah kawatir lagi akan terjadi kelangkaan sembako, karena sudah ada jadwal rute tol laut sangat murah harga kubikasinya.

Masih kata Bupati Hamid , dengan bantuan kapal Tol Laut mampu menanggulangi kelangkaan sembako terjadi di natuna pada musim tertentu. tutupnya.( rikyrinovsky)

 

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel