Angkut Minyak Bumi Tanpa Izin Usaha, Jaksa Tuntut Terdakwa 4 Tahun Penjara

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kejaksaan Negeri Batam melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rumondang Manurung SH telah menjatuhkan tuntutan kepada Enam terdakwa kasus pengangkutan minyak bumi tanpa izin usaha diantaranya; Jaelani, Hasunuddin, Siswanto, Gusti, Yoseph Sukardi dan Zainal, Kamis
(17/11/2016) di Pengadilan Negeri Batam.

Keenam terdakwa secara sah dan terbukt bersalah melakukan tindak pidana, dan turut serta melakukan pengangkutan minyak bumi tanpa izin usaha. Maka Keenam terdakwa dituntut dan melanggar pasal 53 huruf b UU No 22 tahun 2001 tentang Migas jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP dengan tuntutan 3 tahun penjara denda 10 milyar subsider 1 tahun penjara. Kata Rumondang Manurung saat membacakan tuntutanya.

Kemudian, menetapkan barang bukti dirampas untuk negara berupa; dua unit mobil tangki merk Mitsubishi 10 ton dan 5 ton, 1 kapal motor pengangkut minyak bernama Pocai dan 1 kapal TB Air Biru, selang minyak 25 meter dan bahan bakar solar 14.970 liter. Ungkapnya.

PKP EXPO

Majelis hakim yang menyidangkan perkara ini dipimpin Zulkifli SH di dampingi hakim anggota Hera Polsia Ritonga SH dan Iman Budi Putra SH. Sidang kembali digelar minggu depan untuk mendengarkan putusan Majelis Hakim. (nikson simanjuntak)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG