WARTAKEPRI.co.id, AGAM – Sebanyak delapan orang guru dan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hadits di Jorong Tampuniak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, yang dideportasi Malaysia sudah kembali ke Sumbar. Kamis (12/1/2017) kemaren.
Mereka dipulangkan ke Sumbar melalui Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim Batam sekitar pukul 08. 00 WIB pagi menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman.
Dan sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan yang terdiri dari 2 orang guru dan 6 orang santri itu langsung menuju Ponpes.
“Alhamdulillah kami sampai di Ponpes dengan selamat. Kami dipulangkan oleh pihak Imigrasi Malaysia secara baik baik tanpa adanya permasalahan. Meski sebelumnya terjadi kesalahpahaman dengan pihak imigrasi Singapura ketika kami berada di Singapura,” ujar pimpinan Ponpes Ridce Elfi Hendra atau yang biasa disapa Ustad Muhammad Ridwan ketika ditemui Harianhaluan.com di Ponpes Darul Hadis. (haluan)





























