Pemko Tanjungpinang Catat ada 30 Persen Usaha Belum Kantongi Izin

suasana pertokoan di kota tanjungpinang

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Sekitar 30 persen usaha yang ada di Kota Tanjungpinang masih belum mengurus izin usaha pada periode Tahun 2016. Ini di karenakan tidak adanya sanksi tegas kepada pengusaha-pengusaha yang ada di Tanjungpinang.

Sekretaris BP2T Kota Tanjungpinang, Said Husin mengatakan, selama ini belum ada sanksi yang tegas, adapun untuk selama ini yang terjadi hanya bila ada razia yang di lakukan Pemko Tanjungpinanghanya pada saat-saat tertentu saja.

” Sehingga kurang optimalnya didalam melakukan penegakan perizinan yang ada di Tanjungpinang,” bebernya.

Diterangkannya, kebanyakan yang ada di Tanjungpinang sudah banyak yang membuka usaha tetapi pada saat tutup tidak ada pemberitahuannya, terus pada saat melakukan pajak perizinan banyak yang mengaku usaha tersebut sudah lama ditutup.

Padahal bisa perizinan sudah memberikan banyak keringanan yang telah diberikan, tetapi masih banyak juga yang melakukan pelanggaran.

“Ada juga yang telah lama tutup, waktu buka membuat izin usaha lama di pakai lagi, padahal tempat usahanya sudah pindah. Paling tidak harus mengurus ataupun memberikan informasi kepada pihak perizinan,” tuturnya.(makmur).

Foto dokumentasi dan mungkin tidak terkait dengan informasi dari berita..

FANINDO

Honda Capella