Tabrak Korban Hingga Tewas, Pemilik Tangki Air Lepas Tanggung Jawab

Wartakepri.co.id, Batam-Ependi Aritonang, pemilik mobil tangki air, tidak memiliki rasa empati dan tanggung jawab. Atas kelalaian Hendra Sakti selaku supir yang mengakibatkan Prayetno meninggal dunia.

Dari kejadian tersebut, dua anak korban mengalami patah kaki, patah tulang rusuk dan telinga robek. Istri korban, Fitri Yani dihadirkan sebagai saksi oleh JPU, Romano SH menerangkan; bahwa sampai saat ini pihak pemilik tangki air belum ada datang pada keluarga saya.

“Ependi Aritonang, pemilik mobil tangki air tidak memiliki rasa tanggung jawab, sekalipun supirnya yang membawa mobil tersebut,” kata Fitri Yani, Selasa( 21/2/2017) di PN Batam.

Lanjut Fitri, seharusnya pemilik mobil( Ependi red) harus bertanggung jawab karena mempekerjakan orang lain yang belum mahir membawa mobil. Akibatnya, merugikan orang lain dalam hal ini, saya dan anak anakku harus kehilangan ayah.

Kemudian, mulai kejadian hingga pengguburan almarhum, dia itu tidak menampakkan batang hidungnya. Bukan itu saja, anak anakku yang mengalami patah kaki dan patah tulang rusuk, sedikitpun tidak dibantunya. Bagaimana jika hal seperti ini datang pada keluarganya nanti. Kesal Fitri Yani.

Kasus kecelakaan ini terjadi di Melcem Air Raja, Batam, Rabu (23/11/2016) lalu.
Mobil tangki air yang meluncur bebas, menabrak rumah sekaligus warung milik korban Priyatno. Mobil itu kemudian melintas dan saat menuruni jalan, supir tidak bisa mengendalikannya karena remnya tidak berfungsi.

Kemudian, mobil melaju kencang dan menerjang rumah korban yang ada persis di persimpangan jalan.
Rumah yang juga dijadikan sebagi warung kecil luluh lantak, akibat hantaman keras mobil tangki.

Korban bersama istri dan anak anaknya saat itu berada di dalam rumah. Terdakwa Hendra Sakti tidak bisa melarikan diri karena posisi kakinya terhimpit. Disamping itu, terdakwa tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK mobil. Kata Jaksa Romano SH.

( Nikson Simanjuntak )

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG