Walau Baru Terdaftar, Jasindo Tetap Santuni Nelayan Korban Kecelakaan

Jasindo Serahkan Santunan Nelayan Korban Kecelakaan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis santunan kecelakaan kepada Nur Fitri, anak atau ahli waris bapak Jais yang merupakan nelayan Belakangpadang yang meninggal akibat kecelakaan laut pada Januari 2017 lalu. Nur Fitri menerima santunan sebesar Rp 160 juta dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo.

” Ini santunan klaim asuransi Jasindo untuk Pak Jais, nelayan yang meninggal kecelakaan beberapa waktu lalu. Kami serahkan langsung kepada ahli warisnya,” kata Rudi, di Pulau Belakangpadang, Rabu (22/2).

Saat menerima santunan, siswi kelas X sebuah SMK Negeri di Batam ini didampingi keluarga termasuk ibunya, Norma. Menurut Norma, asuransi atas nama suaminya tersebut memang didaftarkan dengan nama anak sulung mereka sebagai ahli waris.

Kepala PT Asuransi Jasindo Cabang Batam, Achmad Haerudin mengatakan karena kecelakaan terjadi bukan saat nelayan menjalankan profesi, maka besar santunan hanya 80 persen dari kecelakaan saat menangkap ikan.

” Kalau nelayan meninggal di saat menangkap ikan, maka santunan yang diberikan sebesar Rp 200 juta,” ujarnya.

Menurut Achmad, meski baru terdaftar sebagai peserta di awal tahun, Jasindo tetap membayarkan klaim sesuai ketentuan. Hingga Februari ini, sudah dua nelayan peserta Jasindo di Batam yang meninggal dunia.

Selain Jais, santunan juga akan diserahkan kepada ahli waris Ela. Nelayan Selat Nenek Kecamatan Bulang ini meninggal setelah sakit dua hari pasca pulang melaut.

” Untuk yang di Selat Nenek ini sedang proses. Tinggal pencairan dalam waktu dekat. Santunannya akan langsung ditransfer ke rekening ahli waris,” kata Achmad.

Ia mengatakan Jasindo tak hanya memberikan santunan untuk nelayan korban kecelakaan. Tapi juga untuk kematian alami, misalnya akibat sakit. Namun memang ada beberapa pengecualian untuk jenis penyakit yang ditanggung asuransi. Antaranya HIV/AIDS, dan penyakit yang disebabkan virus seperti tifus, malaria, demam berdarah.

Jais dan Ela merupakan dua dari 4.400 nelayan penerima bantuan premi asuransi Jasindo dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Nelayan-nelayan Batam ini didaftarkan secara gratis dan premi tahun pertama sebesar Rp 175.000 ditanggung kementerian.(mcb/dedy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG