Jadi Hakim di Sidang BPSK, Ini Pertanyaan Fachry Agusta Disidang Sanford

523
Suasana sidang BPSK warga dan sanford batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Batam terus menggelar persidangan dengan perkara sidang Abitrase, kasus minuman kemasan Sanford dengan dua warga Batam sebagai pelapor.

Sidang, Kamis (23/2/2017) siang yang terbuka untuk umum, itu dipimpin oleh Demi Hasfinul, Nst, SH, M.Si sebagai Ketua Majelis, H.M Effendi Ibrahim, SH sebagai Anggota Majelis Ir. Facry Agusta sebagai Anggota Majelis.

Hadir saksi Yusril bersama dua orang pengacara dari pihak Konsumen terlapor Andris, SH. MH yang merupakan pengacara pihak Perusahaan.

Persidangan yang digelar di Ruang Abitrase ini, membahas persyaratan teknis industri air minum dalam kemasan yang diperdagangkan tidak sesuai dengan persyaratan dan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Sebagai dari pihak pelapor/Konsumen, Yusril menerangkan, Peraturan Menperindak No.49/M-1ND/PER/3/2012) tentang pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) secara wajib, yang dilanggar oleh pihak Perusahaan kepada Majelis BPSK.

Dan diwaktu yang sama Anggota Majelis BPSK, Ir. Facry Agusta menanyakan kepada pihak Perusahaan, soal tulisan pada label yang mengatakan,

“Air Minum Dalam Kemasan Sanford menyajikan air minum alami”

Dari Pihak Perusahaan, Andris, SH, MH mengatakan, “itu merupakan bahasa Perusahaan”. Ujarnya

Persidangan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, akan digelar kembali minggu depan. Sedangkan untuk agenda Jum’at (24/02/2017), persidangan Abitrase, kembali digelar oleh Majelis BPSK, dari pihak konsumen kedua atas nama Bassau Makassau.(andi pratama)

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

PKP HIMALAYA