Jadi Rajagukguk : Silahkan Tarif Listrik Naik, Tapi PLN Batam Tingkatkan Pelayanan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Hiruk pikuk rencana kenaikan tarif dasar listrik untuk pelanggan bright PLN Batam, kalangan rumah tangga mendapat tanggapan tersendiri dari Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk.

“Menurut saya yang perlu dilakukan bright PLN Batam sebelum menyampaikan rencana kenaikan kepada pemerintah dan wakil rakyat di tingkat provinsi, alangkah baiknya berdialog terlebih dahulu baik dengan organisasi dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah di tingkat Kota Batam. Sehingga rencana tersebut mendapatkan dukungan baik dari pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya, dalam diskusi group media sosial.‎

Ditambahkan Jadi, bright PLN Batam boleh menaikkan tarif, namun pelayanan kepada masyarakat harus dikedepankan.

PKP EXPO

“Tarif naik tapi pelayanan kurang dan masih terjadi pemadaman, maka kenaikan tarif tidak akan mendapat dukungan dari konsumen,” ungkap Jadi.

Dijelaskannya, pemadaman listrik lantaran ketidak mampuan bright PLN Batam dalam membiayai oprasional jangan menjadi alasan untuk meningkatkan tarif listrik, apalagi sebagai perusahaan pelayanan publik, PLN Batam harus mengedepankan pelayanan dibanding instansi lainnya.

“Tarif naik tidak masalah, tapi apakah bisa dijamin tidak ada masalah dan pemadaman?” tanya Jadi.

Hal ini penting, karena bright PLN Batam merupakan perusahaan pelayanan publik, sehingga tidak semata mengejar keuntungan.

“Kepada perusahaan yang melayani listrik harus faham dengan itu, bahwa target keuntungan perusahaan itu pasti, tapi pelayanan kepada masyarakat harus dikedepankan,” paparnya.

Sedangkan untuk Pemerintah provinsi Kepulauan Riau dan para wakil rakyat di Provinsi Kepri, khususnya yang dari Dapil Batam, Jadi mengatakan harus bijak dan memposisikan sebagai wakil rakyat.

” Dan keputusan yang ini saya yakin wakil rakyat kita di Kepri masih memihak kepada masyarakat, khususnya di Batam,” tutup pengusah berkacamata ini.

Semantara itu, Corporate Secretary bright PLN Batam, Samsul Bahri menjelaskan bright PLN Batam akan terus meningkatkan mutu pelayanannya kepada para konsumen dan masyarakat Batam pada umumnya.

Dikatakan Samsul, saat ini hanya tinggal tiga persen saja daerah di Batam yang belum teraliri listrik bright Batam, dan itu merupakan daerah pesisir Rempang, Galang dan pulau-pulau pesisir.

“Kami siap melayani masyarakat pesisir, kami bersedia menempatkan mesin-mesin pembangkit di sejumlah pulau jika ada permintaan pemerintah,” jelasnya.

Namun, dijelaskan Samsul, apa gunanya menepatkan mesin, jika PLN Batam tak mampu membeli bahan bakar, karena yang terjadi saat ini, bright PLN Batam sudah kesulitak biaya untuk membeli bahan bakar, terkait dengan terus meningkatnya harga bahan bakar tersebut.

“Pendapatan yang kami peroleh tetap, namun biaya oprasional untuk belanja bahan bakar terus meningkat, itu yang membuat kami tidak dapat melakukan pengembangan pelayanan terhadap seluruh masyarakat Batam,” ujarnya.

Selain itu, Bright PLN Batam juga akan melakukan pengalihan instalasi kabel fiber optik yang ditanam di dalam tanah.

“Kenapa sering terjadi pemadaman? karena intalasi yang digunakan saat ini rentan terhadap gangguan cuaca, petir, hujan, angin termasuk pembangunan-pembangunan gedung. Tapi nanti kalau sudah menggunakan fiber optik, gangguan-gangguan cuaca itu bisa teratasi,” jelasnya. (edo/dedy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG