Lis: Pembangunan Jembatan Pinang Marina dan Madong Jadi Prioritas

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Rencana pembangunan yang menjadi prioritas pada tahun 2018 oleh pemko Tanjungpinang yaitu rehabilitasi, pembangunan gedung SD dan SMP dan juga akan ada perbaikan ruang kelas baru sesuai kebutuhan daerahnya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan selain itu juga akan ada pembangunan gedung pemerintahan, seperti kantor kecamatan dan kelurahan di mana tujuannya sendiri sebagai optimalisasi pelayanan kepada publik yang berkwalitas.

” Adapun rencana pembangunan jalan lingkar serta pembangunan jembatan Pinang Marina serta jembatan Madong-Sei Nyirih dan Alhamdulillah telah ditetapkan menjadi prioritas pembangunan nasional,” sebutnya.

Selanjutnya, keberlanjutan program pembangunan sarana dan prasarana pemukiman berbasis komunitas yaitu program pemberdayaan masyarakat Kelurahan untuk 18 Kelurahan se-Kota Tanjungpinang.

Serta sebagai bentuk percepatan pelayanan publik di bidang infrastruktur perlu dirancang program gerak cepat yang responsif dalam bentuk kegiatan rehabilitasi sarana prasarana dan utilitas umum yang akan ditangani oleh OPD Kecamatan, dengan tujuan untuk mempercepat penanganan permasalahan sarana prasarana umum yang relatif ringan dan dapat dikerjakan dengan cepat.

Lebih lanjut dikatakan Lis, di tahun 2017 penyusunan RKPD tahun 2018, melalui musrenbang di tingkat Kelurahan dan Kecamatan sudah mulai menerapkan pola anggaran pagu infikatif Kecamatan atau P.I.K yang bertujuan untuk memberikan kepastian anggaran bagi usulan-usulan kegiatan yang berasal dari masyarakat agar dapat dialokasikan dalam APBD Tahun 2018.

” Kebijakan ini merupakan inovasi baru yang masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan sehingga pada tahap awal ini dapat ditetapkan pagu dana indikasi sekitar Rp 60 miliar untuk 4 Kecamatan di Kota Tanjungpinang dari 281 usulan yang ditetapkan menjadi prioritas musrenbang Kecamatan, untuk itu, Lis mengharapkan melalui P.I.K ini, masyarakat dapat lebih termotivasi lagi untuk berpartisipasi dalam musrenbang,” bebernya.

Dengan adanya forum musrenbang yang telah dilakukan maka akan dibahas penyelarasan program-program pembangunan daerah yang akan didanai dari berbagai sumber pendanaan.

” Penyelarasan hendaknya dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip yang mendorong tercapainya keserasian, efektifitas dan efesiensi pemanfaatan sumber pendanaan pembangunan daerah,” tuturnya.(makmur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG