Korban Tertimpa Pohon, Didik Diterbangkan Ke Jawa Timur Dengan Pesawat Lion

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sekitar pukul 13.20 wib, mayat Didik sudah sampai di Bandara Surabaya dengan pesawat Lion dari Bandara Hang Nadim Batam. Korbam diantar oleh abang kandungnya bernama Iman yang bekerja sebagai pencentak tiang pilar dilokasi kejadian.

Perjalanan mereka pun dilanjutkan ke kampung halamannya, di Oro oro Ombo kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Kandangan Jawa Timur. Semua biaya perjalanan hingga saat di RSOB ditangguh oleh tempat kerja abangnya Iman.

Korban, yang baru sebulan di Batam karena dibawa abang dan membantu abangnya mencetak tiang pilar. Namun, Tuhan berkendak lain dan ajal tak bisa ditolak. Atas kejadian ini, penanggung jawab usaha membiayai seluruh perjalanan korban ke kampung halamanya bersama tiga orang temannya yang lain.

PKP EXPO

“Korban baru se bualan disini karena dibawa Iman, abangnya. Gimana lagi, ini sudah tanggung jawab moral dan harus kita pulangkan,” ujar ibu W dengan sedih, Senin (24/4/2017) siang di lokasi kejadian.

Berita sebelumnya, Didik meninggal akibat tertimpa pohon tumbang yang menimpa gubuk di pinggiran danau kolam pancing pada hari Minggu tanggal 23 April 2017 sekira pukul 11.30 wib, dekat alan raya bandara persis samping SPBU Villa Pesona Asri Batam Kota.

Korban saat itu bersama abangnya dan temannya yang lain, sedang duduk duduk dipinggiran danau kolam pancing dalam gubuk, karena hujan turun dan angin kencang ditambah petir yang kuat, maka ada satu pohon yang sudah lapuk didalam kolam tumbang dan menimpa gubuk tersebut.

“Korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi kepala pecah, kaki patah. Sementara Dua korban lainnya, mengalami luka ringan,” kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin SH, Minggu (23/4/2017) kemarin.

Informasi terakhir yang diterima tim wartakrpri, sekitar pukul 15.00 wib dari abang korban masih dalam perjalanan menuju kampung halamanya di Kandangan Jawa Timur.

( Nikson Simanjuntak )

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG