Pemko Tanjungpinang Akui Listrik Jadi Kendala Masuknya Investor

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang menyambut baik adanya investor yang masuk ke Ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang. Hanya saja yang menjadi persoalan adalah listrik.

Hal itu diakui langsung oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul di Hotel CK kepada awak media, Kamis (27/4/2017).

“Kita sudah menyampaikan keadaan listrik di Tanjungpinang kepada para investor yang akan menanamkan sahamnya di kawasan FTZ Dompak dan Senggarang,” katanya.

Meskipun begitu, Syahrul menyebut hal itu bukan merupakan suatu kendala. Sebagai alternatif menghadapi masalah listrik yang bisa saja sewaktu-waktu padam yang dilakukan oleh PLN dikarenakan sesuatu hal bahkan tanpa pemberitahuan, investor justru harus menyiapkan mesin genshet sendiri berkapasitas besar.

“Investor nantinya akan menyiapkan listrik sendiri tanpa bergantung dengan PLN. Seperti diwilayah Sumatera Utara, kawasan ekonomi khusus investor disana sudah menyiapkan listrik sendiri,” ungkapnya.

Dari pemerintah kota sendiri, kata Syahrul, mendorong dan memfasilitasi tentang penanaman saham karena ini adalah pertama kalinya investor masuk ke Tanjungpinang selama BP Kawasan Tanjungpinang berdiri, dan telah dilakukan penandatanganan kerjasama (MoU) oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul, Kepala BP Kawasan Tanjungpinang, Den Yealta dan pihak investor.

“Semua harus mendukung baik dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Syahrul mengimbau pihak BP Kawasan Free Trade Zone (Perdagangan Bebas) Kota Tanjungpinang melakukan komunikasi lebih inten seperti masalah perizinan yang juga menjadi momok investor selain listrik.

“Akan kita beri kemudahan semua itu,” katanya.

Syahrul berharap investor bisa menanamkan sahamnya secepat mungkin di Tanjungpinang. Karena ia menilai akan menampung banyak tenaga kerja jika sebuah pabrik rokok jadi dibangun di kota ini.

“Kita dorong segera dan kita akan komunikasi juga ke pihak Bea Cukai karena ini akan di bangun pabrik rokok dan pihak-pihak terkait terus kita gesa dan sama-sama ber do’a mudahan bener-bener terwujud,” paparnya.

Pemko Tanjungpinang melalui BP Kawasan Tanjungpinang selama ini telah menawarkan peluang-peluang investor hingga keliling seperti di Medan, Jambi dan Jakarta. ‎(Yansyah).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG