DPRD Batam Setuju Ranperda Parkir Ditunda, Dishub Usul Parkir 24 Jam

GALERI 24

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Perda Nomor 1 tahun 2012 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir meminta perpanjangan waktu selama 30 hari ke depan.

Pembahasan Perda Nomor 1 tahun 2012 telah selesai dituntaskan oleh Tim Pansus, akan tetapi secara teknis, simbolisasi Perda Nomor 1 tahun 2012 yang dilakukan oleh Dishub bersama dengan bagian hukum Pemko Batam masih kita tunggu hasilnya.

Pansus juga meminta Dishub agar melakukan sinkronisasi secara internal terkait perda nomor 1 tahun 2012 dengan memasukkan rencana teknis penyelenggaraan perparkiran dan retribusi sesuai dengan kebijakan Dinas Perhubungan Kota Batam khususnya pada unit pelayanan teknis terkait.

Wakil Ketua Pansus, Werton Panggabean mengatakan alasan meminta perpanjangan waktu selama 30 hari ke depan karena Pansus belum menerima laporan final terkait pembahasan teknis terkait perubahan perda parkir dari pihak Dinas Perhubungan.

Menanggapi permintaan perpanjangan waktu tersebut, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto meminta persetujuan dari 33 anggota Dewan yang hadir, dan permintaan itu disetujui serentak anggota dewan yang hadir.

Dishub Usul Parkir 24 Jam

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Yusfa Hendri mengatakan pihaknya akan menambah 400 titik parkir dan usul berlakukan Parkir 24 Jam.

” Saat ini ada 202 titik. Setelah tim melakukan penyisiran, terdata 635 titik. Ada 400an titik yang belum dijadikan lokasi parkir,” kata Yusfa di Kantor DPRD Batam, akhir April lalu.

Yusfa mengatakan penambahan titik parkir ini sebagai salah satu upaya Dishub untuk mencapai target penerimaan retribusi sebesar Rp 30 miliar. Upaya lainnya yaitu dengan mengembangkan aplikasi pengganti sistem pemungutan parkir manual yang selama ini berjalan.

Dishub juga mengusulkan agar layanan parkir berlangsung 24 jam. Karena berdasarkan Perda 1/2012, layanan parkir hanya pada pukul 06.00-20.00 WIB.

” Padahal ada toko yang baru buka jam 10, jam 6 atau 7 malam sudah tutup. Di sisi lain ada yang malam baru ramai,” kata Yusfa.

Namun usulan mengenai jam layanan ini masih terjadi tarik ulur di Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah perubahan Perda 1/2012 tentang parkir.

Menurut Yusfa, pansus hanya setuju layanan parkir hingga pukul 22.00 WIB. Karena ada risiko yang harus ditanggung bila parkir ditetapkan 24 jam sementara layanan tidak penuh.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengaku optimis pansus dapat temukan solusi terbaik untuk pengelolaan parkir di Kota Batam.

” Kalau sistem konvensional tidak efektif kenapa tidak online. Banyak opsi untuk pengelolaan parkir ini. Saya masih berpikir optimis pansus ini bisa temukan opsi terbaik,” kata Amsakar.(ded/sk/mcb)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News