Pohon Tumbang Timbulkan Korban, Dewan Kritik Kinerja Disperkimtam Pemko Batam

18
Andriansyah( 17) salah satu korban dari dua orang yang meninggal. Nyawanya tidak dapat tertolong, karena pohon yang tumbang persis menimpa bagian kepalanya cukup parah

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Musim hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kota Batam, membuat pohon dipinggir jalan tumbang dan mendatangkan dua korban manusia meninggal dunia akibat tertimpa pohon tersebut.

Kejadian, Rabu (9/8/2017) sekitar pukul 1.00 wib dini hari. Saat itu, tiga orang remaja dalam satu motor sedang melintas jalan diseputar lampu merah kampung Seraya Atas Kota Batam. Ketiga orang tersebut tanpa menduga, pohon yang dilewati tumbang dan menimpa dua orang yaitu : yang bawa motor dan yang duduk di tengah. Sementara, orang yang duduk paling belakang lepas dari maut.

Almarhum Andriansyah( 17) salah satu korban dari dua orang yang meninggal. Nyawanya tidak dapat tertolong, karena pohon yang tumbang persis menimpa bagian kepalanya cukup parah. Sama halnya dengan korban tewas lainnya.

 

Atas kejadian tersebut, anggota komisi 1 DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husein sangat menyayangkan Herman Rozi.S.STP.MSi, selaku Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan ( DISPERKIMTAM ) Pemko Batam. Ini bukti kurangnya perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan oleh Dinas terkait, sehingga menimbulkan korban jiwa.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Saya tidak habis pikir bagaimana pengontrolan atau kinerja Disperkimtam Pemko Batam, terkait pohon pohon yang ada di tepi jalan seluruh Kota Batam. Apa tidak bekerja atau hanya memantau saja,” kata Harmidi pada wartakepri, Kamis (10/8/2017) sore.

Sementara Rut, salah seorang pemerhati lingkungan hidup mengatakan: pohon-pohon yang tumbang itu semula ditanam Dinas Pertamanan di pinggir jalan. Jenis pohon yang ditanam dinilai tidak sesuai dengan kultur tanahnya. Karena cara menanamnya terkesan asal asalan dan salah, maka batang pohon murah rapuh dan tumbang.

“Jenis tanaman pohon di perkotaan ada beberapa pilihan, seperti jenis pohon Angsana. Sebenarnya jenis pohon ini kuat, tapi kalau menanamnya asal asalan maka murah rapuh dan tumbang,” ujar Rut

Menurutnya, pohon yang ditanam di Kota Batam dilakukan memakai stek sehingga akar pohon menjadi serabut. Bahkan pohon ditanam di atas aspal dan akarnya tidak kuat menancap ke dalam tanah. Ini sangat penting untuk diperhatikan, dan jenis pohon nya juga harus disesuaikan dengan kultur tanah di Batam. Tegasnya.

( Nikson Simanjuntak )

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020 versi WartaKepri.co.id

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH