BP Bintan Tetapkan Kuota Rokok FTZ Tahun 2018 Sebanyak 119 juta Bungkus

Wartakepri, Penetapan jumlah rokok di Bintan BP Bintan
Wartakepri, Penetapan jumlah rokok di Bintan BP Bintan
GALERI 24

 

WARTAKEPRI.CO.ID, BINTAN – BP Kawasan Bintan melakukan kajian terhadap angka kebutuhan rokok free trade zone Tahun 2018 di Bintan.

Ketua BP Kawasan Bintan, Saleh Umar  mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kajian dengan menyebar kuisioner dilapangan terhadap 100 perokok aktif. Hasilnya, rata-rata perokok aktif masing-masing mampu menghabiskan 4 bungkus rokok.

“Rata-rata perokok aktif bisa menghabiskan 4 bungkus perhari”, ujar Saleh.

Saleh menjelaskan bahwa tidak semua penduduk masuk dalam kategori usia perokok. Adapun perbandingannya adalah 1 banding 4. Dimana dari 4 penduduk terdapat 1 yang merokok.

”Kawasan FTZ, seperempat penduduknya merokok,” lanjut Saleh dihadapan awak media, Selasa (13/3/2018).

Saleh menambahkan, pihaknya dalam mengeluarkan izin kuota rokok tidak hanya menggunakan data perokok lokal. Penerapan kuota rokok juga mengacu pada kebutuhan rokok wisatawan mancanegara (wisman). Rata-rata, wisman hanya merokok satu bungkus. Namun uniknya, rokok Kawasan FTZ  kerap dijadikan oleh-oleh atau sebagai souvenir bagi wisatawan yang berkunjung ke Bintan.

“Jumlah penduduk FTZ sebanyak 78.029 jiwa, dengan kunjungan wisatawan nasional ke wilayah FTZ, sebanyak 268.043 orang. Sedangkan, wisman sebanyak 374.012 orang dan tenaga kerja wilayah FTZ 9.984 orang,” terang Saleh.

Berdasarkan perhitungan tersebut kemudian BP Kawasan Bintan menetapkan jumlah kebutuhan rokok Tahun 2018 sebanyak 119.045.234 bungkus atau setara 29.761 karton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News