Dilema Seorang Ibu, Anaknya Dicabuli Suami Baru Sejak Umur 10 Tahun di Batuaji

172
Kapolresta Barelang dan Kasat Reskrim AKP Andri Kurniawan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sungguh tega, itu mungkin yang dapat diucapkan terkait pelaku pencabulan terhadap anak tirinya sendiri, dimana pencabulan tersebut telah dilakukan pelaku selama 4 tahun. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki mengatakan terkait pencabulan tersebut saat ini sudah dilakukan konseling secara psikologi.

“Disini tersangka merupakan ayah tiri korban FP (43) terhadap LT (14), saat ini kondisi pelaku sementara masih bisa berkomunikasi. Kita lakukan konseling-konseling dari psikologi, supaya hidupnya lebih ceria lagi sebagaimana anak-anak seusianya supaya ceria kembali, sekarang agak sedikit murung,” tuturnya, Rabu (18/4/2018).

Dibeberkannya, adapun  perbuatan keji pelaku terjadi pada Sabtu (24/3/2018) sekitar jam 22.00 WIB dilaporkan ke polisi, dengan adanya laporan tersebut jajaran Satreskrim Polresta Barelang Unit PPA, kata Kombes Pol Hengki dari hasil penyelidikan dapat kita amankan ayah tiri korban FP yang merupakan salah satu warga di Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

” Kejadian tersebut sudah berulang kali terjadi sejak tahun 2014. Tetapi baru ketahuan sekarang pada Maret 2018,” sebutnya.

Diungkapkannya, ternyata perbuatan pelaku membuat korban trauma dan merasa takut. “Karena korban diancam akan dibunuh bila perbuatan pelaku dilaporkan ke ibunya,” ucapnya.

Adapun pihaknya telah mengamankan pelaku, Polresta Barelang juga berhasil mengamankan Barang bukti, celana panjang celana dalam, serta hasil visum. Akibat perbuatanya, Kombes pol Hengki, menegaskan terhadap tersangka, dijerat dengan UU tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Artinya tindak pidana pasal satu ayat satu dilakukan orang tua, wali, pengasuh anak itu sendiri akan ditambah sepertiga, akan diperberat lagi dipersidangan, ya mudah mudahan dalam persidangan akan lebih diperberat lagi karena sudah berlangsung lama,” ujarnya. (adt)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND