Pemko Batam Siapkan Dana Darurat untuk Bantu Korban Kebakaran di Pesantren Al-Jabar Bengkong

474
Pemko Batam Siapkan Dana Darurat untuk Bantu Korban Kebakaran di Pesantren Al-Jabar Bengkong

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kebakaran yang menghanguskan sembilan bangunan asrama di Pesantren Al-Jabar, Bengkong, ludes terbakar, Selasa (16/10/2018) menjadi perhatian dari Pemko Batam. Walikota Batam, Muhammad Rudi langsung datang ke lokasi begitu mendapat berita kebakaran tersebut. Kabar tentang kejadian ini didapat langsung dari kepala yayasan, Deden Sirozuddin.

“Pak Deden ini kan Ketua BMG TPQ, saya ketua pembina. Jadi saya tahu dari Pak Deden langsung. Waktu itu saya lagi shalat di Masjid Agung, langsung ke sini,” ujarnya.

Rudi bersyukur api sudah dapat dipadamkan. Dan tidak ada korban jiwa satu pun. Seluruh santri yang berjumlah 65 orang selamat, termasuk para pengurus. Hanya satu santri luka ringan yang sudah langsung ditangani tim medis Puskesmas Bengkong.

“Mereka tadi ditawarkan untuk menginap sementara di tempat ketua PCNU. Tapi Pak Deden bilang sementara tidur di gedung sekolah. Maka pemerintah siapkan alas tidur seperti Satpol PP pakai, sisanya terpal. Besok kita carikan kasur,” tuturnya.

Terkait pakaian, akan segera dikirim bantuan. Dan untuk makanan sesuai ketentuan akan dibantu selama tujuh hari.

Ia melanjutkan, saat ini para santri membutuhkan bantuan makanan seperti sembako. “Untuk tujuh hari ini, makan mereka kita (Pemko Batam) yang akan menangung,” katanya.

Sedangkan untuk sementara Rudi mengatakan, pihaknya akan menyediakan tempat tidur sementara yang akan diletakan di ruangan kelas sekolah Al-jabar yang berada tidak jauh dari pesantren. “Begitu juga dengan pakaian, akan kita berikan,” katanya.

Rudi melanjutkan, anggaran bantuan akan dikeluarkan dari dana darurat Pemerintah Kota Batam, untuk jumlah Rudi akan menurunkan tim untuk menilai. “Kita akan gunakan uang darurat pemerintah,” katanya.

Setidaknya akibat kebakaran tersebut, 40 santri menjadi korban, satu orang mengalami luka bakar dibagian wajah dan lainnya selamat. Namun, peralatan dan seragam sekolah mereka habis dilalap sijago mereh.

Puluhan santri merupakan anak yatim dan terlantar. Sampai berita ini dinaikan beberapa santri masih mengungsi di masjid Al-Jabar Bengkong

Selain itu, Pemerintah Kota Batam dan auditor luar akan membentuk tim untuk menilai kerugian akibat kebakaran tersebut. Tim ini juga nanti yang akan merekomendasikan besar bantuan dari Pemko Batam berdasarkan hasil penilaian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman mangatakan proses pemadam berakhir sekitar pukul 20.30 WIB. Tim langsung bergerak begitu mendapat informasi kebakaran. Menurutnya ada 10 armada gabungan yang diturunkan untuk proses pemadaman api di lokasi kejadian.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA