Ingin Sehat? Ini 4 Cara Mandi yang Benar

179
Ilustrasi Mandi (Photo : ist/net)

WARTAKEPRI.CO.ID – Sangat jarang diketahui, ternyata mandi yang sehat ada aturannya. Selama ini kita hanya diberi tahu bagaimana aturan menyikat gigi yang benar dan mandi tanpa memperhatikan suhu air saat mandi.

Bagaimana dengan cara mandi ? Tampaknya tak semua orang tahu bahwa mandi yang benar ada aturannya.

Melakukan tahapan mandi dengan benar mampu membuat tubuh lebih bersih dan terhindar dari bakteri. Yuk, ikuti aturan mandi yang benar seperti dilansir dari laman Medical Daily.

1. Hindari penggunaan spons mandi

PKP HIMALAYA

Sebagian dokter kulit merekomendasikan Anda untuk tidak menggunakan spons atau alat penggosok mandi.

Awalnya spons mungkin bisa bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, namun seiring waktu justru spons menjadi tempat menampung sel kulit mati dan semua jenis bakteri.

Alasannya, spons sering disimpan di lingkungan yang lembap sehingga menjadi tempat perkembangbiakan bagi bakteri. Jika Anda ingin menggunakan spons, maka pastikan untuk membersihkannya secara teratur dan jangan lupa keringkan setelah dipakai.

Klinik Cleveland menyarankan untuk tidak menggunakannya di wajah atau area genital. Selain itu, spons harus sering diganti setiap kali Anda merasa aromanya tak lagi sedap.

2. Batasi suhu dan durasi mandi

Mandi lama bukan berarti Anda sudah melakukannya dengan benar. Sekitar 5 – 10 menit merupakan waktu ideal untuk mandi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kulit menjadi kering dan gatal.

Para ahli mencatat bahwa suhu adalah faktor lain yang perlu dipertimbangkan saat mandi.

“Air hangat adalah yang terbaik untuk mandi, agar nyaman tanpa membuat kulit kering,” ujar Elizabeth Tanzi, M.D., co-direktur Institut Washington Bedah Dermatologi Laser.

Sebaliknya ia mengatakan, hindari menggunakan air yang sangat panas karena bisa mengupas minyak alami kulit.

3. Jangan abaikan kebersihan kulit kepala

Seberapa sering harus mencuci rambut? Jawabannya bervariasi, berdasarkan pada seberapa banyak sebum yang Anda hasilkan, karena memengaruhi seberapa cepat kulit kepala Anda menjadi berminyak.

“Orang sering mengabaikan keramas agar tidak membuat rambut kering. Padahal ini bisa menyebabkan penumpukan minyak kulit kepala yang menyebabkan pengelupasan dan kemerahan,” ujar Dr. Lauren Ploch, seorang dokter kulit bersertifikat di American Academy of Dermatology.

Jadi, selain membersihkan badan pastikan Anda juga menggosok kulit kepala dan tengkuk, bukan hanya sekadar keramas ketika mandi.

Jika Anda memiliki rambut berwarna, maka ikuti saran stylist ketika keramas.

4. Jangan lupa dikeringkan

Ingatlah untuk mengeringkan kulit Anda secara lembut dengan handuk bersih, seperti yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology.

Menggosok, di sisi lain, bisa mengiritasi kulit dan menghilangkan beberapa kelembapan penting.

Anda juga harus mengoleskan lotion atau pelembap dalam beberapa menit setelah mandi, untuk membantu mengunci kelembapan. Pilihlah produk yang bebas pewangi, dan gunakan dua kali sehari jika Anda memiliki kulit kering atau sering terkena cuaca dingin.

(Is)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel