Begal dan Jambret Beraksi di Batam, AKP Andri Kurniawan Janji akan Tangkap Pelaku

39
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Maraknya aksi tindak kriminal belakangan ini yang terjadi di Kota Batam sehingga menewaskan seorang warga masyarakat atas nama Veronica Ira Trisusanti (48) saat berkendara bersama suaminya, Lucky Chui saat melintas dekat hotel Vista, Rabu (16/5/2019) pagi.

Bukan hanya tindak kriminal itu saja yang terjadi di menyasar Veronica bahkan ada juga aksi penjambretan juga terjadi dan dialami oleh Suryani (43), warga Perumahan Batam Park.

Suryani menjadi korban jambret saat sedang menyebrang tepat di depan Nagoya Hill Mall, Minggu (19/05/2019) sekitar pukul 18.10 WIB.

Dengan maraknya tindak kriminal tersebut membuat Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan menjadi sangat kesal.

Andri mengatakan tindakan tersebut merupakan tindakan yang sangat tidak pantas terjadi. Dengan adanya tindak kejahatan tersebut membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Oleh karena itu pihak Kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Walaupun belum ada laporan langsung dari pihak korban,” ucap Andri kepada Wartakepri.co.id saat dihubungi melalui telpon, Senin (20/05/2019).

Andri menambahkan bahwa dirinya sudah memerintahkan jajaran untuk mendalami kasus tersebut untuk menangkap dan mengungkap kasus tindak kriminal yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

“Diharapkan kepada masyarakat tetap waspada terhadap segala situasi yang ada di sekitar demi keselamatan bersama. Jangan menggunakan perhiasan yang sangat mencolok sehingga mengundang seseorang untuk melakukan tindak kriminal,” tutup Andri.

Beraksi di Nagoya Hill

Sebelumnya, aksi kejahatan jalanan seperti jambret mengincar korban pejalan kaki di Nagoya Batam. Seperti yang dialami Suryani (43), warga Perumahan Batam Park.

Suryani menjadi korban jambret saat sedang menyebrang tepat di depan Nagoya Hill Mall sekitar pukul 18.10 WIB.

Menurut Suryani, ia dijambret seorang pria yang mengendarai motor saat hendak menyebrang menuju ke Kantor Pos di seberang Nagoya Hill.

“Waktu saya lagi berdiri tunggu kendaraan yang melintas, tiba-tiba datang seorang pengendara motor langsung menarik kalung saya,” kata Suryani pada Batamxinwen.com, Minggu (19/5/2019).

Sadar kalungnya dijambret, Suryani langsung berteriak sembari mempertahankan kalungnya. Suryani sempat tarik menarik kalungnya dengan penjambret yang hanya berhasil membawa kabur liontin miliknya.

“Rantai kalungnya putus dan jatuh ke dalam baju saya. Pelaku hanya ambil liontin saja,” katanya.

Suryani mengatakan, pelaku penjambretan itu terbilang nekat karena berani beraksi di jalanan yang ramai pengendara dan pejalan kaki.(*)

Kiriman : Joni Pandiangan

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN