Hari Keempat PPDB SMAN 3 Batam Total Antrian 625 Calon, Daya Tampung Cuma 252 Siswa

Hari Keempat PPDB SMAN 3 Batam Sudah Tembus 391 Calon Siswa dari Total Antrian 625 Calon

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Proses Penerimaan peserta didik (PPDB) baru tahun ajaran 2019 untuk tingkatan SLTA memasuki hari keempat, berjalan normal dan lancar tidak ada kendala pada Kamis (4/6/2019) yang mana pendaftaran awal dibuka pada 1 Juli 2019.

Pantauan WARTAKEPRI.co.id dilokasi SMA Negeri 3 Batam memang terlihat sejumlah orang tua calon siswa siswi hadir untuk secara langsung untuk proses pendaftaran ulang bagi yang sudah lulus pendaftaran online.

Ketua Panitia PPDB SMA Negeri 3 Batam Edison, mengatakan sampai saat ini prosesnya berjalan dengan lancar, tidak ada masalah yang sudah mendaftar online mencapai 625 nomor antrean yang diterima di Zonasi yang diterima sebanyak 391 yang Zonasi ya.

PKP EXPO

“Sementara yang kita terima Tahun ini sebanyak 252 siswa-siswi untuk 7 kelas akan kita terima. Hari keempat sudah ada yang datang baik daftar secara online maupun pengantaran verifikasi berkas ke sekolah. Untuk yang tidak lulus nanti akan ada solusi dari pemerintah. Yang jelas pihak sekolah nggak akan berani ambil keputusan,”ujar Edison kepada WARTAKEPRI.co.id Kamis (4/6/2019) di SMA N 3 Batam.

Jadi kami hanya bisa mengikuti sistem yang di tetapkan sekolah ini milik kita bersama. Kalau nantinya terima semua, ya kita terima semua,”ucapnya.

Edison menghimbau kepada warga Batam khususnya yang mendaftarkan anaknya di SMA N 3 Batam, Walaupun belum diterima atau tidak lulus Online, mohon jaga kondusiflah dulu, namanya juga kebijakan harus kita ikuti saja,”imbuhnya.

Harapannya, Pakai lah nilai sebagai alat ukur jangan sampai tidak di pakai. Zonasi sah saja tetapi pakai lah nilai itu,”harapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Batam, Vivi Kusuma Effendi menambahkan tahun ini pendaftaran PPDB mari ikuti saja dengan aturan dan mekanisme yang sudah buat. Sehingga bisa berjalan dengan baik pendaftarannya.

“Ikuti saja dengan aturan yang sudah disiapkan. Tidak ada titipan. Saya tegaskan mau itu pejabat kami tidak akan menerimanya. Karena sistem sudah mengatur. Jadi tidak bisa kita titip,”kata Kepsek SMA Negeri 3 Batam Vivi Kusuma Effendi.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Batam, yang mendaftarkan anaknya di SMA Negeri Batam, agar lebih mengetahui dulu Zonasi nya sebelum mendaftarkan anaknya,”tutupnya.

Sementara itu, seorang calon siswa yang mendaftar online pada hari pertama mendapatkan rangking 101 tapi pada hari kedua namanya telah tersingkir.

” Jarak rumah kami lebih dari satu kilo, dan nama anak kami sudah tidak ada lagi dalam sistem online. Infomasi pada hari pertama saja sudah lebih dari 600 nomor antrian ditangan orang tua siswa. Kalau daya tampung kurang dari setenggahnya, lalu anak kami akan sekolah negeri dimana. Anak kami kalah bukan karena nilai, tapi karena kami sudah belasan tahun beli dan tinggal di rumah yang memang tidak dekat dari SMA 3 Batam.

Celakanya, dulu tidak banyak perumahan, sekarang dekat SMA Negeri 3 sudah ada puluhan perumahan baru. Perumahan baru tidak lagi berada di kecamatan Batam Kota, banyak perumahan baru berada di Kecamatan Nongsa Batam,” terang Ibu Desi Mulyani meminta agar pemerintah Provinsi harus lebih tegas memastikan. Apakah, Zonasi beda kecamatan bisa diberlakukan, apalagi SMA Negeri 3 Batam, letaknya diperbatasan dengan Kecamatan Nongsa. (*)

Tulisan : Taufik Ch
Editor : Dedy Suwadha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24