Kisah Dua Nelayan Karimun Setelah Perahu Ketinting Selar 85 Dihantam Gelombang Besar

Kisah Dua Nelayan Karimun Setelah Perahu Ketinting Selar 85 Dihantam Gelombang Besar



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Dua orang nelayan Karimun, yang merupakan nelayan dari Kelompok Usaha Bersama (Kube) pada Selasa (10/9/2019) dihantam gelombang kuat saat melaut di sekitar Perairan Pelawan, Desa Pangke, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

Kedua nelayan yang selamat tersebut yaitu Sofyan (50) dan Yusnur (44). Usai dikira cukup untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan, kedua nelayan tersebut hendak pulang, namun perahu jenis Ketinting selar 85 dengan GT 1 itu di sapu gelombang air laut yang cukup besar hingga mengakibatkan perahu naas tersebut terbalik.

Saat dikonfirmasi terkait musibah tersebut, Ketua Tagana Kabupaten Karimun, Dedi Risdianto pada Rabu (11/8/2019) menjelaskan bahwa Para nelayan yang hendak pulang, namun akibat cuaca dan gelombang yang kuat serta kabut yang pekat sehingga pandangan terganggu, akhirnya sampan ketinting mereka terbalik diantara pulau tembelas dan pantai pelawan.

“Meski demikian, tidak ada korban jiwa pada musibah ini. Keduanya dievakuasi oleh nelayan lain yang juga tengah melintas mencari ikan,” jelasnya.

Lanjutnya, beruntung nelayan tersebut dapat diselamatkan oleh nelayan lainnya yang sedang melintas di sekitar Perairan Pelawan tersebut.

Tim gantungan yang terdiri sari Basarnas, tagana, SAR, kepolisian, Lanal Tbk, rakom Emergency, para nelayan serta kades langsung mengevakuasi serta mendata nelayan serta memberikan psikososial.(AMA)

Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA