Triwulan III Kejari Karimun Telah Sumbang Rp 23,4 Miliar ke Kas Negara





WartaKepri.co.id Karimun – Kejaksaan Negeri Karimun (Kajari) telah menyumbangkan kas negara sebesar Rp 23,4 miliar, selama triwulan III ini dari hasil Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), berdasarkan Undang-undang nomor 20 tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Dimana PNBP sendiri adalah seluruh penerimaan yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan.

“Alhamdulillah, Puji Tuhan kita berhasil menyetorkan ke kas Negara sebesar Rp 23, 4 miliar sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karimun, Taufan Zakaria, SH.MH pada Sabtu (9/11/2019).

Lebih lanjut, Taufan menambahkan bahwa, untuk penerimaan yang bersumber dari pengelolaan dana Pemerintah, penerimaan dari pemanfaatan sumber daya alam, penerimaan dari hasil-hasil pengelolaan kekayaan Negara yang dipisahkan, penerimaan dari pelayanan yang dilaksanakan Pemerintah penerimaan berdasarkan putusan pengadilan dan yang berasal dari pengenaan denda administrasi penerimaan berupa hibah yang merupakan hak Pemerintah penerimaan lainnya yang diatur dalam Undang-undang tersendiri.

“Untuk seluruhnya, kita transparan dan melalui sistem online semunya, yaitu sejak bulan Januari sampai dengan bulan November 2019, dibidang penerimaan negara telah menyetorkan negara yang berasal dari lelang handphone, minyak, rokok, dan kapal serta sepeda motor,” imbuhnya.

Kata Taufan, selain dari pada itu, di dalam pemberantasan tindak pidana korupsi Kejari karimun juga sudah menuntaskan penyidikan korupsi dana Silpa desa sawang selatan yang saat ini dalam tahap banding, karena Mantan Kades Sawang Selatan, Sukiran hanya Divonis Empat Tahun Penjara dan Denda Rp 200 juta, sehingga jaksa penuntut umum mengajukan banding.

“Selain itu juga dibidang intelijen kejari Karimun, hingga saat ini sudah lebih dari 70 proyek yang totalnya miliaran rupiah, didampingi oleh Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan dibidang datun terdapat 176 surat kuasa khusus (SKK) yang berasal dari Badan usaha milik Negara (BUMN), dan Satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” imbuhnya.

Kejaksana Negreri Karimun sendiri hingga kini terus bekerja keras, dan akan menambah kembali pendapatan Negara hingga akhir tahun 2019, mengingat saat ini juga Kejaksaan masih terus memacu pada seluruh sektor dan kegiatan, pada bidang masing-masing.(*)

Kiriman : Aziz Maulana



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA