Dua Tahun LPDB KUMKM berhasil Salurkan Dana Bergulir Sebesar Rp 9,46 Triliun

WARTAKEPRI.CO.ID,BATAM – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai satuan kerja kementerian koperasi dan UKM terus bersinergi dengan berbagai stakeholder di Indonesia.

Diantaranya dengan mengundang dinas koperasi dan UKM di seluruh Indonesia, Perguruan tinggi, pusat layanan usaha terpadu koperasi, Usaha Mikro kecil dan Menengah (PLUT KUMKM), HIPMI, KADIN dan para pelaku usaha koperasi dan UMKM melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis dana bergulir yang diselenggarakan pada Rabu (13/11/2019) di Swisbell Hotel, Harbour Bay Batam.

Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan sebagai upaya percepatan dan memperluas jangkauan penyaluran dana bergulir di seluruh Indonesia.

PKP EXPO

Upaya ini diantaranya memerlukan kerjasama dengan berbagai lembaga pendukung seperti dinas koperasi dan UKM seluruh Indonesia, perusahaan penjamin kredit seperti Jamkrindo, Jamkrida dan Askrindo, BLUD dana bergulir dan lembaga terkait lainnya.

“LPDB, Lanjut Setyo tidak akan dapat bekerja sendiri untuk meningkatkan penyaluran dana bergulir sehingga membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak,”kata Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo Rabu (13/11) di Swiss Bell Hotel, Batam.

Braman Setyo meminta kerjasamanya agar mempermudah calon mitra dalam mengakses fasilitas pinjaman atau pembiayaan LPDB-KUMKM. Calon mitra dapat langsung mengirimkan proposal LPDB, maupun melalui jasa pengiriman serta melalui lembaga penjamin kredit.

“Kerjasama ini merupakan upaya mewujudkan tri sukses LPDB-KUMKM, Tri sukses itu meliputi sukses penyaluran, sukses pemanfaatan dan sukses pengembalian,”ujar Braman.

Upaya LPDB mewujudkan tri sukses melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan dinas koperasi dan UKM ditingkat provinsi seluruh Indonesia. Selain itu, juga bersinergi dengan PLUT KUMKM dan Perguruan tinggi sebagai upaya percepatan penyaluran dana bergulir dari LPDB KUMKM.

“Sebagai lembaga yang berbentuk badan layanan umum, kami perlu melakukan evaluasi terus menerus agar pelayanan yang diberikan kepada mitra semakin baik dan memuaskan,”sebutnya.

Sejak penyaluran tahun 2008 hingga tahun 2019 ini, Sambung Braman Setyo, tercatat telah berhasil menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 9,46 Triliun kepada 4,348 penerima dana bergulir.

“Dari target penyaluran tahun 2019 sebesar Rp 1,5 Triliun hingga November 2019, telah berhasil menyalurkan pinjaman atau pembiayaan sebesar Rp 1,1 Triliun,”beber Braman.

Sementara untuk Kepulauan Riau sendiri, LPDB telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 23,21 Miliar dengan jumlah yang tersalur untuk pembiayaan konvensional sebesar Rp 15,21 Miliar, kemudian pembiayaan syariah sebesar Rp 8 Miliar,”jelas Braman.

Secara total keseluruhan penyaluran dana seluruh Indonesia ke provinsi kepri, tergolong masih rendah, oleh karena itu LPDB terus menggenjot penyaluran ke kota Industri ini, salah satunya dengan kerjasama berbagai pihak.

Braman berharap kedepan dapat lebih berkontribusi aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam mengurangi angka kemiskinan, menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan. (*)

Kiriman : Taufik Chan
Editor : Dedy Suwadha

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24