Satnarkoba Polres Karimun Bekuk Residivis, Narkoba Bawa Ganja 5,6 Kilogram

254

WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Barang haram narkoba jenis daun ganja dengan nama latin Cannabis sativa ini, berhasil diamankan oleh jajaran Satnarkoba Polres Karimun dari tersangka Wawan alias Gelap (35).

Sebanyak 5,6 kilogram lebih narkoba jenis daun ganja kering berhasil diamankan Jajaran Satnarkoba Polres Karimun pada Rabu (11/12/2019) lalu di dua lokasi diantaranya di kawasan Jalan A. Yani Depan Hotel Pelangi Kecamatan Karimun.

Wakapolres Karimun Kompol M. Chaidir yang turut didampingi Kasat Narkoba, AKP. Rayandra Arga Prayana saat konferensi Pers di halaman Rupatama Mapolres Karimun pada Senin (16/12/2019), menjelaskan bahwa pada TKP pertama berhasil diamankan satu bungkus besar narkotika diduga jenis ganja kering dengan berat kotor 1.922 gram atau 1.9 kilogram lebih,” ungkap M. Chaidir.

Lanjutnya kata Perwira yang pernah menjabat sebagai Kabag. OPS ini juga menuturkan bahwa berawal dari pengungkapan pada TKP pertama, jajaran Satnarkoba kembali berhasil melakukan penggeledahan di TKP. kedua dirumah tersangka di wilayah bukit senang Kecamatan Karimun, diamankan kembali satu Paket kecil narkotika diduga jenis shabu dengan berat kotor 0,34 gram.

Selain itu bungkus besar narkotika diduga jenis ganja dengan 1.9 kilogram empat bungkus ganja Kering dengan berat kotor 1.6 kilogram lebih, 41 Paket kecil narkotika diduga jenis ganja kering dengan berat kotor 98,40 gram.

“Selain itu juga juga berhasil diamankan berupa satu Bungkus plastik narkotika diduga jenis ganja dengan dengan berat kotor 51,50 gram, tersangka dan barang buktinlainnya kami amankan guna penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, tersangka Wawan alias Gelap (35) yang sudah dua kali yang tersandung kasus narkoba ini, mengakui seluruh perbuatannya dan menyebut Bandar serta rekan penerima barang haram tersebut dari Batam.

“Barang ganja ini juga saya pakai sendiri, kemudian sebagian lagi saya jual, hasilnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar tersangka yang seolah tidak jera ini.

Atas perbuatannya, tersangka akan diancam dengan Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 132 hukuman penjara selama 5 tahun dan paling lama 20 tahun, selain itu juga akan di kenakan denda minimal Rp800 juta sampai dengan 8 miliar.(*)

Tulisan : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND