Empat Kali Memeras Pengusaha Bengkel, Oknum Wartawan Diciduk Tim Polsek Meral Karimun

Empat Kali Memeras Pengusaha Bengkel, Oknum Wartawan Diciduk Tim Polsek Meral Karimun

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Meral berhasil menciduk seorang pria berinisial FS (52), warga RT/RW 04/02, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral.

Pelaku tindakan pemerasan di wilayah Hukum Polsek Meral Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tersebut pada Rabu (15/1), setelah korban bernama Ridwan (49) melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

Menurut keterangan dari pihak korban sendiri, pelaku kerap memaksa untuk meminta sejumlah uang, dengan alasan untuk kegiatan salah satu organisasi. Pelaku yang mengaku sebagai oknum wartawan salah satu media ini, kerap kali memeras, bahkan seorang pengusaha bengkel di kawasan Baran I, Meral, Karimun.

“Berdasarkan perintah dan arahan dari Kapolres Karimun, kami jajaran Polsek Meral tidak akan Mentolerir setiap tindakan premanisme dan kejahatan jalanan. Kami akan menindak setiap oknum yang melakukan pemerasan dengan meminta uang yang disertai ancaman kepada pelaku usaha ataupun masyarakat di Wilayah Kecamatan Meral,” tegas AKP. Doddy Santosa Putra, Perwira asal Palembang Sumatera Selatan ini.

Kata Doddy, bengkel milik korban di datangi tersangka sebanyak 4 kali. Pada bulan Juli, melalui kamera pengintai CCTV, dapat dilihat pelaku memaksa korban untuk memberikan sejumlah uang untuk alasan kegiatan.

“Dari hasil rekaman CCTV, pelaku terlihat marah-marah, emosi dan memaksa korban untuk memberikan sejumlah uang sesuai nominal yang diinginkan pelaku,” imbuh AKP Doddy.

Sebut Kapolsek, pelaku mengatasnamakan organisasi tertentu untuk keperluan pribadinya, kita juga menyita barang bukti berupa selembar kwitansi lengkap dengan tulisan Untuk Ketua dengan nominalnya, dan juga stempel kayu.

“Sejumlah uang hasil memeras korban yang diterima pelaku bervariasi mulai dari Rp. 100 ribu, Rp200 ribu, hingga Rp300 , dimana uang tersebut digunakan pelaku untuk keperluan pribadi,” sebut AKP. Doddy pada Rabu (22/1/2020).

Selain itu Doddy mengungkapkan dari hasil penyelidikan, pelaku juga kerap meminta sejumlah uang di beberapa lokasi lainnya yang ada di kawasan Meral.

“Dari hasil pengembangan penyelidikan, pelaku juga beraksi di beberapa tempat dengan modus yang sama, meminta sejumlah uang, Polsek Meral terus kembangkan dan memintai keterangan beberapa saksi di tempat yang berbeda,” pungkasnya.

Pelaku akan dijerat dengan tindak pidana pemerasan dan pengancaman, pasal 368 ayat (1) jo pasal 64 jo ayat (1) K.U.H. Pidana,
dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.(*)

Tulisan : Aziz Maulana

FANINDO

Honda Capella