Satu Hari WNI Wuhan di Natuna, Warga Padati Kapal Tinggali Kota Ranai Menuju Kalimantan

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.CO.ID, NATUNA – Satu hari setelah kedatangan WNI Wuhan di Bandar Udara Raden Sadjad Ranai Natuna. Masyarakat berbondong-bondong tinggalkan Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna menggunakan KM Bukit Raya. Situasi ruas jalan di Seputaran Bunguran Timur Kota Ranai terlihat lengang rata rata toko penjual pada tutup.

Berdasarkan foto yang diterima media ini Senin, (3/2/2020) menunjukkan, kondisi masyarakat di pelabuhan Selat Lampa terlihat memadati pelabuhan untuk naik ke atas kapal KM Bukit Raya kapal menuju Kalimantan.

Salah satu warga Ranai, Nurdin yang naik dari Pelabuhan Selat Lampa mengatakan, kondisi KM Bukit Raya sesak penuh penumpang.

Ia menyampaikan, kebanyakan warga saat ditanya menjawab, bahwa mereka mau mengungsi ke luar dari Ranai, ke tempat sanak saudara lainnya di pulau berbeda.

“Ya bang, penuh sekali, tidak seperti biasa malam ini hampir saja kami juga tidak mendapatkan tempat,” ujarnya Nurdin saat dihubungi melalui telepon, Senin (3/2/2020) malam.

BACA JUGA Update H+3 Obervasi WNI Wuhan, Semua WNI Keadaan Sehat dan Warga Natuna Dipersilahkan Mancing Lagi ke Laut

Terpisah, salah satu agen tiket di Ranai, Wili Nasution membenarkan, bahwa ada lonjakan pembelian tiket kapal.

“Di tempat saya hampir 500 tiket terjual, tepatnya 448 tiket. Belum lagi di agen yang lain. Karena ada satu lagi agen Pelni di Sedanau,” sebutnya.

Wili memperkirakan, hampir 1.000 orang orang penumpang yang naik dari Pelabuhan Selat Lampa.

“Kapal Berangkat dari Selat Lampa pukul 03.00 dini hari tadi menuju Midai-Serasan hingga Pontianak, Kalbar,” jelasnya. (Rky)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG