Kelangkaan Solar Menjadi Sebab Kapal MV. Solop Indah I Tunda Keberangkatan

14

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kelangkaan solar berimbas pada penumpang Kapal MV Solop Indah I jurusan Tanjungbalai Karimun-Buru-Moro, yang harus menunda keberangkatan atau menunggu kapal lainnya dengan rute yang sama.

Sebab, kapal terpaksa batal berangkat membawa puluhan penumpang ke pulau-pulau karena tidak ada persediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, yang dibelinya dari SPBU yang hanya berjarak 300 meter dari pelabuhan Sri Tanjung Gelam (KPK) Karimun.

“Baru kali ini kejadiannya, sayapun heran kok bisa terjadi kelangkaan solar,” ujar Johan (40) crew ABK Kapal MV Solop Indah I kepada WARTAKEPRI.co.id pada Kamis (20/2/2020).

Johan menyebut, untuk sekali mengisi bahan bakar minyak (solar), kapal yang digunakannya untuk mencari rezeki tersebut membutuhkan 400 liter minyak solar untuk tiga hari.

“Jadi kurang lebih 133 liter solar yang kami perlukan setiap harinya untuk mengangkut para penumpang tujuan Buru dan Moro,” pungkasnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Johanpun menuturkan hanya bisa pasrah entah sampai kapan kelangkaan solar ini terjadi, dan berharap kepada Instansi terkait dapat memberikan solusi.

“Kacau juga kalau sampai hari besok dan selanjutnya kedepan masih kosong, karena dari sinilah kami mencari nafkah,” imbuh Johan.

Hal senada juga dikatakan oleh Jali (50), Kapten kapal MV. Buru Indah I. Dirinya menduga bahwa biang keladi dari kekosongan solar ini, disebabkan Karena Kapal cumi yang melakukan pengisian minyak solar, terlampau banyak.

“Kapal cumi ini sekali pengambilan 20 hingga 30 ton, sehingga kami para pengelola jasa pelayanan tidak kebagian,” terangnya.

Aziz Maulana

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH