Kota Daegu Korea Selatan Mulai Sepi, Korban Meninggal Corona Tembus 2.442 Orang se Dunia – WartaKepri.co.id
28 views

Kota Daegu Korea Selatan Mulai Sepi, Korban Meninggal Corona Tembus 2.442 Orang se Dunia





WARTAKEPRI.co.id, KOREA – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul mengimbau wisatawan asal Tanah Air menunda kunjungan ke Daegu, Korea Selatan dan sekitarnya karena ada lonjakan suspect penderita terinfeksi virus Corona (COVID-19) di wilayah setempat.

KBRI Seoul dalam akun twittternya menjelaskan, jumlah positif COVID-19 di Korea Selatan 346 orang per Sabtu (22/2/2020). Peningkatan penderita terinfeksi terbanyak terjadi di wilayah Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do. Adapun dari jumlah yang positif Corona, sebanyak 17 orang sembuh, 2 orang meninggal.

Sejauh ini tidak ada WNI yang terinfeksi, demikian tulis KBRI. “Bagi Wisatawan Indonesia, disarankan menunda dulu kunjungan ke Daegu dan sekitarnya hingga penyebaran virus telah selesai dan tertangani dengan baik,” ujarnya melalui twitter, Sabtu (22/2/2020).

KBRI juga mencuitkan,”Jaga kesehatan ya! Lindungi diri dan keluarga tercinta dari bahaya virus novelcorona.”

KBRI Seoul @IdEmbassy_Seoul · Feb 20, 2020 Replying to @IdEmbassy_Seoul. Ayo kita tingkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih, menjauhi lokasi yang disinyalir menjadi tempat penyebaran virus, dan senantiasa mengikuti perkembangan berita tentang COVID-19 di wilayah sekitar juga mengikuti arahan pemerintah setempat.

KBRI Seoul @IdEmbassy_Seoul. Bagi Wisatawan Indonesia, disarankan menunda dulu kunjungan ke Daegu dan sekitarnya hingga penyebaran virus telah selesai dan tertangani dengan baik.

Diaspora di Korea Selatan juga bisa mengontak saluran resmi yakni hotline KBRI Seoul +82 10 5394 2546 dan hotline Korea Immigration 1345 (tekan 8 dan * untuk layanan Bahasa Indonesia) atau Korea Centers for Disease Control and Prevention (KCDC) 1339.

Korban Corona Meninggal Tembus 2.442 Orang

Jumlah orang meninggal dunia akibat virus corona di China menembus 2.442 orang. Sementara itu di Iran, jumlah korban jiwa bertambah 2 orang sehingga totalnya menjadi 10 orang.

Berdasarkan laporan Komisi Kesehatan Nasional China jumlah korban meninggal akibat virus corona terse but merupakan data terbaru yang tercatat hingga Sabtu (22/2/2020).

Adapun, Pemerintah China pada Minggu (23/2/2020) melaporkan kenaikan jumlah kasus baru warga tertular virus COVID-19 di seluruh kawasannya.

“Secara keseluruhan, di China muncul 648 kasus baru pada Sabtu (23/2/2020). Angka itu turun dari sehari sebelumnya, yakni 397 kasus,” kata Komisi Nasional China, seperti dikutip dari Antara, Minggu (23/2/2020).

Munculnya kasus baru tersebut, membuat jumlah total orang yang mengidap virus corona d di China menjadi 76.936 orang. Jumlah baru di luar Hubei tercatat 18, angka terendah sejak Koamis mulai mengumumkan data nasional satu bulan lalu.

Enam Warga Iran Meninggal

Di sisi lain, Iran, mengumumkan dua orang lagi pendudukanya yang meninggal akibat virus corona per sabtu (22/2/2020). Hal itu membuat total penduduk Iran yang meninggal akibat virus itu mencapai enam orang.

Pada saat yang sama, otoritas Iran juga melaporkan 10 orang baru yang terinfeksi virus corona. Dengan demikian total jumla penduduk yang terjangkit mencapai 29 orang.

Kabar soal kematian dan kasus terbaru itu diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan Kianush Jahanpur dan Gubernur Provinsi Markazi di Iran tengah.

Sebagian besar kasus infeksi, termasuk delapan kasus baru, terjadi di Qom, kota suci Muslim Syiah yang berada 120 kilometer di selatan ibu kota negara, Teheran.

Pemerintah Iran menyebutkan, sekolah, universitas dan perguruan tinggi di Qom akan ditutup pada Senin (24/2/2020) dan Selasa (25/2/2020) untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

Selain itu pemerintah setempat juga mengimbau agar semua pertemuan keagamaan di Qom ditunda.(*)

Sumber : kabar24bisnis/detik.com/antara
Foto Ap Photo/Park Jiho
Editor : Dedy Suwadha



PKP DREAMLAND
FANINDO
WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Pendapat Anda

28 views