TAF Finance Restrukturisasi Pembiayaan Kendaraan ke Pengusaha Rental Mobil di Batam



WARTAKEPRI.co.id BATAM – Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Kota Batam, PT Taf Finance mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit bagi Pengusaha Rental Mobil yang berada di Kota Batam, Senini (23/03/2020).

Ridwan yang akrab disapa Ucok, selaku Head Colection Taf Finance Batam mengatakan alasan restruktursasi ini disebabkan para nasabah kesulitan melakukan pembayaran pada bulan Maret ini disaat Wabah Covid-19.

“Kesulitan dari Nasabah prioritas kami tentu menjadi pemikiran perusahaan untuk memberikan solusi yang terbaik,”ungkapnya.

Honda Capella

Ucok menjelaskan kedatangan Debitur Prioritas seperti Pengusaha Rental Mobil, yang tergabung dalam Asosiasi atau Komunitas ini merupakan itikat baik dalam menyelesaikan masalahnya.

Sementara ini Perusahaan Taf Finance akan memberikan Program SkipPay yang akan berjalan dalam minggu ini. ” Dengan syarat melaporkan nomor Kontrak dan nomor polisi ke admintrasi kami,”jelasnya.

Untuk program SkipPay sendiri akan berlaku secara nasional, kemudahan berupa penundaan cicilan selama 30 hari sampai 60 hari kedepan, dimana untuk Ansuran yang tertunda akan di sesuaikan dengan akumulasi sisa pembayaran sampai masa tenor serta menandatangani kontrak baru nantinya.

Kepada awak media ucok menyampaikan terimakasih atas kunjungan pengusaha rental yang tergabung didalam assosiasi atau kominitas Rental Mobil di Batam yang telah memudahkan kami dalam melakukan pendataan data nasabah yang akurat.

Dalam kesempatan itu Perwakilan Assosiasi yang hadir antara lain Asperda (Assosiasi Pengusaha Rental Daerah),  RCI  (Rent Car Indonesia) Pesremik (Persatuan Rental Mobil seluruh kepri) RBC, (Rental Batam Club).

Destoni dari RBC mengatakan sebelum nya kami telah mengajukan permohonan tentang restruturisasi kridit kepada OJK, alhamdulillah TAF Finance telah mempunyai program Skip pay untuk diterapkan minggu ini.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak Taf Finance yang telah memenuhi keinginan kami tentang masalah tagihan tersebut.  Dimana dengan adanya penundaan Cicilan tersebut dapat meringankan beban kami saat ini,” terang Destoni.

Ditambahkan oleh Hatta dari PASREMIK, sejak Awal bulan Februari kami sudah merasakan kekhawatiaran ini, sepi orderan bahkan permintaan yang ada di batalkan. Dengan adanya keringanan ini sangat membantu kelanjutan dari usaha kami yang sudah sampai titik nadir saat ini.

” Kami berharap Perusahaan pembiayaan (Lesing) maupun Bank di kota Batam harus mengikuti langkah yang diterapkan Taf Finance sesuai dengan ketentuan dari OJK,” tutupnya.(*)

Tulisan : Amrullah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News