Warga Anambas Kontak Langsung Dengan Pasien Positif Covid 19 Meninggal di Batam Tidak di Karantina – WartaKepri.co.id
5,530 views

Warga Anambas Kontak Langsung Dengan Pasien Positif Covid 19 Meninggal di Batam Tidak di Karantina

Wartakepri - Warga Anambas Kontak Langsung Dengan Pasien Positif Covid 19 Meninggal di Batam Tidak di Karantina, ASW & GJT

Wartakepri - Warga Anambas Kontak Langsung Dengan Pasien Positif Covid 19 Meninggal di Batam Tidak di Karantina, ASW & GJT





WartaKepri.co.id,  Anambas – Pasien positif Corona yang di Batam menjadi kekhawatiran sendiri bagi salah seorang warga Anambas yang mengikuti kegiatan seminar yang dibogor merupakan perwakilan dari Anambas.

Terkait hal tersebut Sertu Brandes Babinsa Kelurahan Tarempa di dampingi oleh Serma Yurnalis Anggota Koramil 02 Tarempa, mendatangi kediaman Warga diduga Orang yang kontak langsung dengan Pasien Positif Corona di Batam yang baru baru ini meninggal dunia di datangi oleh Babinsa dan Anggota Koramil, Rabu (25/3/2020).

Babinsa Kelurahan Tarempa , Sertu Brendes mengatakan, dari hasil pemantauan dari Koramil 02 Tarempa bahwa diakuinya oleh ASW  belum ada pihak yang  mendatangi ke rumahnya untuk melakukan penetapan terhadap dirinya sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) oleh pemerintah itansi terkait didaerahnya.

“Mengingat rekan rekannya yang sama sama kontak langsung dengan Korban yang meninggal di Batam saat sama sama melakukan kegiatan Seminar di Bogor sudah di Karantina  di daerahnya masing-masing, namun ASW sampai saat ini yang berada di Anambas belum ada tindakan yang tegas dari Tim Gugus Tugas yang menangani Kasus Covid-19,” tutur Brandes.

Dibeberkannya, saudara ASW bersama  Saudara GJT merupakan orang yang mengikuti seminar dari Anambas ke Bogor, ASW senidri dari keterangan yang di terima pihak Babinsa pernah melakukan perjalanan dalam satu acara dengan korban Virus Covid-19 asal Batam atas nama SD yang telah meninggal dunia.

Warga Anambas Kontak Langsung dengan SD, ASW mengatakan, dirinya pernah kontak langsung dengan Pasien Positif Corona yang meninggal di Batam beberapa waktu yang lalu, bahwa dirinya benar pernah berbicara dengan korban Virus Corona asal Batam inisial SD  yang telah meninggal pada saat acara tersebut meskipun jaraknya cukup jauh yaitu lebih kurang 1 meter.

Ini menjadi kekhawatiran sendiri bagi ASW, apalagi bukan hanya warga Batam saja dalam seminar tersebut meninggal dimana dalam kegiatan tersebut juga sebelumnya ada orang palembang yang mengikuti seminar tersebut meninggal terlebih dahulu, ASW sendiri kepingin agar dirinya di cek apakah dia terkena dampak Corona.

” Saya mau diperiksa, kemudian saya mau di lakukan pengkarantina  kepada saya seperti rekan rekan saya yang sudah dahulu dikarantina di daerahnya masing-masing, saya kawatir saya juga terpapar. Saya minta ada Tim medis yang ada di Anambas segera memeriksa saya untuk kepastian terhadap saya,” sebutnya.

ASW sendiri pernah di telfon melalui telepon selulernya yang mengaku dari dinas kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, namun hanya mempertanyakan kondisi  ASW  saja. Tidak ada tindak lanjutnya.

“Pengakuannya karena takut mengingat Alat Pelindung Diri (APD) tidak dimiliki oleh Dinas Kesehatan,” bebernya.

Adapun alur perjalanan ASW hingga sampai kembali ke Anambas yang disampaikan oleh Sertu Brandes, pada tanggal 26 Februari 2020 sampai tanggal 29 Februari 2020 di Kota Bogor untuk mengikuti Acara Senode Tahunan Bogor, pada tanggal 29 Februari sampai tanggal 13 Maret di Rumah Kediaman di Depok Jakarta, pada tanggal 13 Maret 2020 sampai dengan 14 Maret 2020 kegiatan persidangan Musyawarah Pelayanan Kepulauan Riau dan menginap di salah satu  hotel yang ada di Tg. Pinang, tanggal 14 Maret 2020 sampai tanggal 17 Maret 2020 dirinya menginap di rumah saudara BR di  Batam, dan pada tanggal 17 Maret 2020 menuju Anambas melaui bandara Matak hingga saat ini dirinya sampai ke Anambas. (Rama)

 

 



PKP DREAMLAND
FANINDO
WIRARAJA
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Pendapat Anda

5,530 views