Menjawab Keluhan Nelayan Anambas Terkait Kapal Hongkong Datang, 14 Hari Dikarantina Pulau Penjali – WartaKepri
294 views

Menjawab Keluhan Nelayan Anambas Terkait Kapal Hongkong Datang, 14 Hari Dikarantina Pulau Penjali

WartaKepri - Effi Sjuhairi Kadis DP3

WartaKepri - Effi Sjuhairi Kadis DP3

PKP DREAMLAND

Kapal Hongkong, 14 Hari Kedepan Wacananya Menjawab Keluhan Nelayan Anambas

 

Wartakepri.co.id, Anambas – Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DP3) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengantisipasi keluhan masyarakat nelaya, khususnya nelayan budidaya. Pemerintah Daerah melalui DP3 mengusulkan beberapa usulan solusi untuk menjawab keluhan nelayan budidaya ikan.

Effi Sjuhairi Kadis DP3 mengatakan, dirinya sudah dihubungi pihak Dodo (salah satu pengusaha Ikan Hidup) yang berada di Desa Air Sena, terkait ekspor ikan hidup. Rencana kapal Hongkong mau masuk, namun karena situasi saat ini, masih mewabahnya Covid-19, maka ditunda terlebih dahulu.

“Saya juga suda melapor kepada ketua satgas Gugus Tugas, kita tunggu perkembangan 14 hari kedepan. Kita juga tidak mau persoalan ini terlalu berimbas sekali,” tuturnya, Selasa(31/3/2020).

Dibeberkannya, ini merupakan kesepakatan bersama saat 26 April kemarin sudah dilakukan pihaknya melakukan rapat, dirinya juga minta 14 hari kedepan baru dibuka lagi forum rapat kembali terkait hal tersebut.

“Kapal Hongkong itu harus kita jamin sterilisasinya untuk mereka, jadi mereka dari Hongkong harus sudah steril hingga tiba di Indonesia khususnya Anambas. Nanti begitu juga dari Anambas, kita sterilkan juga sehingga Hongkong dan Anambas bisa sama sama menjaga. Demi keberlangsungan hidup orang banyak,” bebernya lagi.

Disampaikannya bahwa dari pihak Dodo memberi solusi, kapal Hongkong yang nantinya tiba ke Anambas akan diarahkan ke Pulau Penjali salah satu pulau yang ada di Anambas. Jika nanti sudah datang maka dilakukan pengkarantinaan sementara selama 14 hari, tim Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas bisa juga datang kesana untuk memastikan kodisi mereka.

“Bukan kita takut bahaya dari mereka, tapi kita juga takut kita yang membahaya ke mereka. Maka dari itu kita wajib sama sama melaksanakan Sterilisasi ke dua belah pihak,’ ucapnya.

Di hongkong mereka cleaning dulu, kalau sudah clean baru nanti mereka dikasih masuk ke Anambas, mereka untuk berhubungan dengan nelayan yang ada di Anambas saat ini hanya boleh Pak Dodo saja. Menjelang pengkarantinaan selama 14 hari masyarakat nelayan sudah boleh drop ikannya ke Pak Dodo, itu lebih baik kalau menurut Kadis DP3 Anambas.

“Itu semua semata mata untuk memikirkan kelangsungan hidup masyarakat nelayan kita, ditengah wabah Covid-19. Kita ngak mau juga terus terusan seperti ini, kita juga waspada dan tetap menjaga jarak sehingga kita tetap bisa berkumpul dengan keluarga” tutupnya.(Rama)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA