Polsek Meral Karimun Bekuk Penjambret yang Incar Wanita Pergi ke Pasar

430

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian dan Kekerasan, diungkap oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Meral, Polres Karimun Rabu (8/4/2020).

Kapolsek Meral Polres Karimun AKP Doddy Santosa Putra menjelaskan bahwa, tindak kekerasan yang dilakukan oleh pelaku dengan cara menjambret, terjadi pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 sekira pukul 06.35 WIB, dengan lokasi TKP di Makmur Jaya Baran II No.78 RT. 001, RW 002 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

“Korban merupakan seorang wanita berusia 20 tahun warga Baran II RT. 002 RW. 002 Kelurahan Baran Barat Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, dengan mengalami kerugian Rp. 130 ribu,” terang AKP Doddy Santosa Putra, Rabu (8/4/2020).

Doddy mengatakan Kronologis kejadian bermula, pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020, sekira pukul 06.00 WIB, korban yang hendak pergi dari rumah menuju pasar Naga Mas dengan berjalan kaki sambil memegang tas kecil.

“Setibanya di jalan enam bersaudara, tepatnya di depan Pekong, pelaku datang secara tiba-tiba dari arah belakang dan langsung mengambil tas kecil milik korban, dengan menggunakan sepeda motor matik warna putih dan helm tertutup, sehingga korban langsung berteriak minta tolong,” ungkap Doddy.

Dikatakannya, tas kecil milik korban yang telah diambil pelaku berisikan uang tunai sebesar Rp. 130 ribu beserta 5 buah kunci rumah.

“Pelaku yang tidak memiliki pekerjaan berinisial AM (30) ini, merupakan warga Kampung Baru Meral RT. 004, RW. 003 Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral Kabupaten Karimun,” ujarnya.

Perwira asal Kota Palembang Sumatera Selatan ini menjelaskan, pada Sabtu tanggal 21 Maret 2020 sekira pukul 09.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Meral mendapat informasi bahwa pelaku AM sedang berada di depan minimarket Naga Mas Baran Barat. Selanjutnya Unit Reskrim yang di pimpin oleh Kanit Reskrim langsung menuju tempat yang menjadi target untuk membekuk pelaku.

“Ternyata benar pelaku sedang berada di tempat tersebut, selanjutnya dilakukan upaya penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan. Dan setelah dilakukan interogasi awal, pelaku akhirnya mengakui telah dua kali melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret),” pungkasnya.

Doddy mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pelaku, modus yang selalu digunakan adalah dengan mengincar perempuan atau ibu-ibu yang akan pergi berbelanja sendirian di pagi hari.

“Pelaku kemudian dengan menggunakan kendaraan bermotor langsung menarik tas atau barang bawaan milik korban secara paksa dan kabur,” imbuhnya.

Dari pengungkapan tindak pidana pencurian dengan Kekerasan atau jambret ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Xeon berwarna putih orange, dengan nomor Polisi BP 4212 IK, lima buah anak kunci rumah milik korban, satu buah tas kecil milik korban yang sudah dibakar, satu unit Handphone merk Advance warna hitam, serta satu unit Handphone merk Nokia type 105 warna hitam.

Pelaku sendiri akan dijerat dengan pasal 365 Ayat (1) K.U.H. Pidana, tentang tindak pencurian dengan kekerasan, diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.(*)

Reporter : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel